Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tender Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro Gagal, DPKPCK Rencanakan Tender Ulang

Dewi Safitri • Senin, 1 Juni 2026 | 07:20 WIB
PASAR WISATA : Pedagang Pasar Kota bakal dipindah ke Pasar Wisata. Selasa besok mulai diundi. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
PASAR WISATA : Pedagang Pasar Kota bakal dipindah ke Pasar Wisata. Selasa besok mulai diundi. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Harapan para pedagang Pasar Kota Bojonegoro untuk segera menempati gedung pasar yang baru tampaknya harus sedikit bersabar. Sebab, proses tender proyek pembangunan Pasar Kota Bojonegoro dengan nilai pagu mencapai Rp79,9 miliar dinyatakan gagal.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kini menyiapkan proses tender ulang agar proyek strategis tersebut tetap dapat dilaksanakan pada tahun ini.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, Satito Hadi, membenarkan bahwa proses lelang pembangunan Pasar Kota Bojonegoro harus diulang.

“Tender ulang,” ujarnya singkat, kemarin (31/5).

Laman di SPSE Inaproc Bojonegoro menyebutkan paket pekerjaan pembangunan Pasar Kota Bojonegoro dengan pagu anggaran Rp79,9 miliar dinyatakan gagal. Lelang dimulai pada 15 April 2026 dengan lima perusahaan yang bersaing. Semuanya tidak memenuhi syarat.

Baca Juga: Jadwal Relokasi Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Masih Dibahas

Proyek tersebut masuk dalam kategori pembangunan, pemanfaatan, pelestarian, dan pembongkaran bangunan gedung untuk kepentingan strategis daerah yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Namun hingga berita ini ditulis, Satito belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab gagalnya proses tender tersebut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Bojonegoro, Akhmadi, mengaku telah menerima informasi terkait kegagalan tender pembangunan Pasar Kota. Meski demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses lanjutan kepada DPKPCK sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani proyek tersebut.

“Kami mengikuti bagaimana nanti proses yang dilakukan oleh Cipta Karya,” ujarnya.

Meski proyek pembangunan pasar mengalami kendala pada tahap tender, persiapan pemindahan pedagang tetap berjalan. Pada Jumat lalu (29/5), Disdagkop UM telah menggelar sosialisasi pemindahan pedagang ke tempat penampungan sementara (TPS) yang berada di kawasan Pasar Wisata.

Menurut Akhmadi, tahapan berikutnya adalah pengundian nomor lapak bagi para pedagang agar proses penempatan berlangsung tertib dan menghindari perebutan lokasi berjualan.

“Rencananya Selasa besok akan dilakukan pengundian nomor untuk tempat berdagang,” jelasnya.

Baca Juga: Pasar Wisata Dipastikan Jadi TPS Pasar Kota Bojonegoro, Pemindahan Pedagang Direncakan Akhir Mei

Namun demikian, kepastian jadwal pemindahan pedagang masih menunggu perkembangan dari proses tender ulang pembangunan Pasar Kota Bojonegoro.

“Kami masih menunggu informasi lebih lanjut. Semoga bisa segera terealisasi,” pungkasnya. (ewi/zim)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#tender proyek #Lelang #pasar kota #bojonegoro #Pasar Kota Bojonegoro