Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Keluhkan Kulit Wajah Jadi Kering Hingga Iritasi

D
Penulis: Dewi Safitri❯
SISWA: Momen siswa SMPN 1 Dander pulang sekolah saat Ramadan.
SISWA: Momen siswa SMPN 1 Dander pulang sekolah saat Ramadan.

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Suhu udara yang menyengat selama musim kemarau di Bojonegoro mulai berdampak pada kesehatan kulit masyarakat. Paparan sinar matahari yang tinggi membuat kulit wajah lebih mudah kering, kemerahan, hingga mengalami iritasi.

Kondisi tersebut dikeluhkan oleh warga kota ledre ini. Salah satunya, Yoppy Bunga, perempuan asal Desa Kolong, Kecamatan Ngasem tersebut mengatakan, kulit lebih menghitam di musim kemarau ini. Selain itu, kemerahan setiap kali habis keluar rumah akibat panas yang menyengat di musim ini.

‘’Kulit saya agak gosong di kemarau ini. Kalau masalah kulit kering, memang tipe kulit wajah saya kering. Tapi, memang lebih sensitif, setiap habis dari luar, muka dan kulit saya agak kemerahan,’’ kata mahasiswi Universitas Bojonegoro tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, dokter kecantikan di Bojonegoro, dr. Nia Herdiana Putri menyampaikan, di musim kemarau ini, banyak masalah kulit kering dan iritasi akibat paparan sinar matahari. Adapun gejalanya, kebanyakan kemerahan, terkadang juga muncul bintik-bintik semacam dermatitia.

‘’Untuk kasus terbanyakku, tetap jerawat di klinik,’’ ujar pemilik Svarga Klinik tersebut. Lanjut dia, ada beberapa tips mencegah dan menangani permasalahan kulit kering dan iritasi di musim kemarau ini.

Meliputi, minum banyak air putih minimal 2 liter setiap hari; menggunakan moisturizer sesuai jenis kulit dan bisa diulang setiap tiga jam sekali; menggunakan sunscreen sesuai jenis kulit yang diulang setiap dua jam. Karena paling sering kendala kulit kering dan iritasi terjadi akibat paparan sinar matahari.

‘’Selanjutnya, tidur cukup untuk regenerasi kulit secara optimal dan mengurangi stres pada kulit,’’ pungkasnya. (ewi/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cara Membasmi Kamitetep, Serangga Kecil yang Bisa Bikin Iritasi Kulit

Cara Membasmi Kamitetep, Serangga Kecil yang Bisa Bikin Iritasi Kulit

Meski ukurannya sangat kecil dan terlihat tidak berbahaya, keberadaan kamitetep kerap mengganggu penghuni rumah karena dapat memicu iritasi kulit pada sebagian orang.

Volume Waduk Tempuran Menyusut Drastis, Ratusan Hektare Sawah Terdampak

Volume Waduk Tempuran Menyusut Drastis, Ratusan Hektare Sawah Terdampak

Volume air Waduk Tempuran terus menyusut seiring berlangsungnya musim kemarau. Kondisi tersebut membuat ketersediaan air waduk berada jauh di bawah kondisi normal.

Opini: Baru Ingat Air ketika Sumur Mengering

Opini: Baru Ingat Air ketika Sumur Mengering

KEMARAU biasanya tidak datang dengan suara. Ia tidak mengetuk pintu rumah dan mengatakan bahwa beberapa minggu lagi air akan menjadi barang yang sulit dicari.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer