RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Persaingan perebutan kursi lima kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dipastikan berlangsung ketat. Sebanyak 24 pelamar resmi mendaftarkan diri hingga penutupan lelang jabatan pada Jumat (22/5) lalu.
Menariknya, tidak sedikit peserta yang berasal dari luar lingkungan Pemkab Bojonegoro. Beberapa di antaranya berasal dari kementerian hingga lembaga negara, seperti Kementerian Kehutanan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Lima jabatan yang diperebutkan meliputi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkopum), serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Hari Kristianto mengatakan, posisi Kepala Satpol PP menjadi salah satu jabatan dengan jumlah pelamar terbanyak, yakni enam orang. Mereka adalah Andhik Setiawan yang saat ini bertugas di Kementerian Kehutanan, Masirin, Muhlisin Andi Irawan, Agus Purwanto, Wendi Wijayanto dari Kemen PPPA, serta Laela Nor Aeny.
Baca Juga: Peserta Lelang Kepala OPD Belum Submit, BKPP Bojonegoro Belum Sebut Nama Calon
Sementara itu, lima pelamar bersaing untuk posisi Kepala Dindagkopum, yakni Moh Akhmadi, Vevi Rahmanawati, Dedy Kurniadi, Mahesa Ghalendra, dan Wendi Wijayanto.
Persaingan serupa juga terjadi pada posisi Kepala Brida yang diikuti enam peserta. Mereka terdiri atas M Zamroni, Ike Widiyaningrum, Dyah Enggarini Mukti, Muhammad Ivan dari Kemenko PMK, Novita Sari, dan Dilli Triwibowo.
Sedangkan jabatan Kepala BPBD diikuti empat pelamar, yakni Heru Wicaksi, Ristony Eka Putra, Muamar Farat, dan Teguh Aris Setyobudi. Adapun posisi Kepala Dinkominfo diperebutkan empat peserta, yaitu Setyo Budi Wibowo, Arif Afandi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Alit Saksama Purnayoga, dan Fajar Dwi Nurrizki.
Hari Kris, sapaan akrab Hari Kristianto, menjelaskan seluruh peserta akan memasuki tahapan seleksi lanjutan mulai pekan ini. "Senin (hari ini, Red) seluruh peserta yang mendaftar akan menjalani penilaian administrasi dan rekam jejak. Hasilnya akan diumumkan pada hari berikutnya," jelasnya.
Rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung hingga akhir Juni. Setelah pengumuman hasil seleksi administrasi dan rekam jejak pada 26 Mei, peserta diwajibkan menyerahkan makalah uji gagasan beserta materi presentasi pada 3 Juni.
Tahapan berikutnya berupa seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural melalui metode assessment center pada 3–4 Juni. Selanjutnya, peserta akan mengikuti seleksi kompetensi bidang melalui presentasi uji gagasan dan wawancara akhir pada 8–10 Juni.
Panitia seleksi nantinya akan menetapkan tiga peserta terbaik untuk masing-masing jabatan pada 10 Juni. Peserta yang lolos selanjutnya menjalani tes kesehatan pada 11 Juni sebelum hasil akhir disampaikan kepada bupati melalui sekretaris daerah (sekda) pada 12 Juni.
Koordinasi hasil akhir dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dijadwalkan berlangsung pada 15–21 Juni. Sementara pengumuman hasil akhir seleksi akan dilakukan pada 22 Juni dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama direncanakan berlangsung pada 24 Juni. (yna/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana