RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Armada operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai berdatangan di Kabupaten Blora. Sebanyak 55 truk tiba ditempatkan di Makodim 0721/Blora.
Kedatangan armada tersebut menjadi bagian persiapan menjelang peluncuran program KDKMP pada 16 Mei mendatang. Puluhan kendaraan itu nantinya digunakan untuk mendukung aktivitas koperasi di tingkat desa.
Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto mengatakan, total ada 55 truk yang ditargetkan tiba sebelum launching program dilakukan. Selain truk, pemerintah juga menyiapkan kendaraan roda tiga dan mobil pikap untuk menunjang operasional koperasi.
“Nanti sebelum tanggal 16 semua kendaraan kita datangkan dan langsung didistribusikan ke titik koperasi masing-masing,” ujarnya.
Menurut Yudi, seluruh kendaraan operasional tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Sedangkan pemerintah daerah bersama jajaran terkait bertugas menerima dan mendistribusikannya.
Baca Juga: Desa Akui Kelabakan Ikuti Program KDMP: Keluh Membingungkan, Anggaran Tak Transparan
“Semua dari pemerintah pusat. Kami di daerah hanya menerima dan mendistribusikan ke titik yang sudah ditentukan,” katanya.
Peluncuran tahap awal, lanjut dia, akan dilakukan di 55 desa di Kabupaten Blora. Sementara pengembangan program terus dipersiapkan hingga menjangkau ratusan titik lainnya.
“Yang sudah ada lahan dan mulai kita bangun ada 233 titik. Targetnya akhir Juli bisa selesai 100 persen,” jelasnya.
Ketua KDMP Desa Padaan, Kecamatan Japah, Wignyo menyambut baik bantuan armada tersebut. Menurut dia, keberadaan kendaraan operasional akan membantu mobilitas dan pengembangan usaha koperasi desa.
“Tentu kami menyambut baik kedatangan armada KDKMP. Ini sangat membantu operasional Koperasi Merah Putih di Desa Padaan,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Todanan Sugiyanto. Dia memastikan kesiapan KDMP Desa Todanan menjelang peluncuran program sudah maksimal.
“KDMP Desa Todanan sudah siap 100 persen. Kehadiran truk ini akan menunjang distribusi dan kegiatan koperasi di desa,” ujarnya. (ozi/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana