RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Perum Perhutani KPH Blora menyiapkan tiga hektare lebih lahan, yang nantinya digunakan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDMP) bagi desa yang belum terfasilitasi.
Kepala Administratur Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Blora Yeni Ernaningsih menjelaskan, data yang diterima sekitar 39 desa yang mengusulkan permohonan lahan untuk pendirian KDKMP menggunakan lahan Perhutani.
‘’Sesuai dengan ketentuan ya, kita maksimalkan 1.000 meter persegi,’’ ujarnya.
Dari data tersebut, terang dia, 32 desa menggunakan lahan hutan dan 7 desa menggunakan lahan Perum Perhutani. ‘’Kebanyakan memang di lahan hutan, total sekitar 3 hektare lebih,’’ imbuhnya.
Ia memastikan nantinya tidak ada penebangan pohon di lahan yang digunakan KDKMP. Sebab nantinya lahan yang akan dipakai merupakan kawasan hutan tidak produktif.
‘’Kita pastikan betul, jika ada di hutan produktif, kita arahkan ke kawasan hutan yang tidak produktif, sehingga tidak perlu menebang pohon,’’ tegasnya.
Menurutnya, prosedur pengajuan diakomodir pihak Pemkab Blora, yakni diusulkan oleh Bupati ke PLT Direktur Utama Perum Perhutani. ‘’Kami bantu kelengkapan. Kami saat ini cek lapangan lokasi yang diusulkan kades,’’ imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan, hal ini merupakan bentuk dukungan Perum Perhutani sebagai perusahaan BUMN untuk mendukung program pemerintah pusat. ‘’Ini yang bisa kami bantu, kita sampaikan agar segala sesuatu dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,’’ ucapnya. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana