Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Inilah 4 Buah yang Sebaiknya Tidak Dijus, Lebih Sehat Dimakan Utuh Menurut Ahli

Hakam Alghivari • Jumat, 5 Juni 2026 | 14:16 WIB
Buah semangka menyimpan berbagai khasiat yang baik untuk perawatan kulit
Buah semangka menyimpan berbagai khasiat yang baik untuk perawatan kulit

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Buah selama ini dikenal sebagai salah satu sumber nutrisi terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan vitamin, mineral, antioksidan, hingga serat di dalam buah membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan pencernaan, hingga menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Namun, cara mengonsumsi buah ternyata juga memengaruhi manfaat yang diperoleh tubuh. Tidak sedikit orang memilih buah dalam bentuk jus karena dianggap lebih praktis dan menyegarkan. Padahal, beberapa jenis buah justru lebih sehat dikonsumsi secara utuh dibanding dijus.

Saat buah diolah menjadi jus, sebagian kandungan serat alami dapat berkurang. Bahkan pada beberapa kasus, kadar gula alami buah menjadi lebih cepat diserap tubuh sehingga memicu lonjakan gula darah. Karena itu, ahli gizi menyarankan beberapa buah lebih baik dimakan langsung agar manfaat nutrisinya tetap optimal.

Baca Juga: Tips Sehat Menjelang Musim Kemarau

Berikut empat buah yang sebaiknya tidak dijus dan lebih dianjurkan dikonsumsi utuh.

1. Mangga Lebih Sehat Dimakan Langsung

Mangga menjadi salah satu buah favorit masyarakat Indonesia karena rasanya manis dan kaya vitamin. Namun, buah ini ternyata lebih baik dikonsumsi langsung dibanding dibuat jus.

Mangga mengandung serat, vitamin A, vitamin C, serta antioksidan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Saat dijus dan disaring, sebagian kandungan seratnya bisa hilang.

Padahal, serat berperan penting membantu melancarkan pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Mengonsumsi mangga utuh juga membantu tubuh mengontrol penyerapan gula alami secara lebih stabil.

Baca Juga: Rutin Minum Jus Jambu Bareng Suplemen Zat Besi Terbukti Ampuh Dongkrak Hemoglobin dan Usir Anemia

2. Semangka Mengandung Banyak Air dan Serat

Semangka dikenal sebagai buah dengan kandungan air tinggi yang menyegarkan tubuh, terutama saat cuaca panas. Tetapi, semangka sebaiknya juga tidak terlalu sering dikonsumsi dalam bentuk jus.

Ketika dijus, kandungan serat dari daging buah dan bagian tertentu yang kaya nutrisi bisa berkurang. Padahal, serat dan air dalam semangka membantu menjaga hidrasi tubuh sekaligus mendukung kesehatan pencernaan.

Selain itu, makan semangka secara langsung memberikan efek kenyang lebih lama dibanding meminumnya dalam bentuk jus.

3. Nanas Bisa Memicu Lonjakan Gula Darah Jika Dijus

Nanas memiliki rasa manis asam yang khas dan kaya vitamin C. Buah ini juga mengandung enzim bromelain yang baik untuk membantu pencernaan.

Namun, saat nanas dijadikan jus, gula alaminya menjadi lebih terkonsentrasi sehingga berpotensi meningkatkan kadar gula darah lebih cepat. Kondisi ini dapat memicu lonjakan insulin, terutama jika dikonsumsi berlebihan tanpa tambahan serat.

Baca Juga: Dokter Muda Soroti Tingginya Kasus Kusta di Blora

Mengonsumsi nanas secara utuh membantu tubuh memperoleh kombinasi gula alami, serat, dan enzim secara lebih seimbang.

4. Pisang Kehilangan Serat Saat Dibuat Jus

Pisang merupakan sumber kalium dan serat yang sangat baik bagi tubuh. Buah ini juga sering dijadikan menu sarapan sehat karena mampu memberikan energi dan rasa kenyang lebih lama.

Sayangnya, saat dibuat jus, kandungan serat pisang dapat berkurang. Akibatnya, efek kenyang menjadi lebih singkat dan proses penyerapan gula menjadi lebih cepat.

Padahal, serat pada pisang penting untuk menjaga kesehatan pencernaan, membantu mengontrol kadar gula darah, dan mendukung metabolisme tubuh.

Mengapa Buah Utuh Lebih Baik daripada Jus?

Secara umum, buah utuh memiliki kandungan serat lebih tinggi dibanding jus buah. Serat membantu memperlambat penyerapan gula, menjaga kesehatan usus, serta membuat tubuh kenyang lebih lama.

Selain itu, mengunyah buah secara langsung juga membantu tubuh memproses makanan dengan lebih baik dibanding mengonsumsinya dalam bentuk cair.

Meski jus buah tetap bisa menjadi pilihan sesekali, para ahli menyarankan untuk tidak menambahkan gula tambahan dan tetap mengutamakan konsumsi buah segar secara utuh agar manfaat nutrisinya lebih maksimal. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#dimakan utuh #tidak dijus #ahli #sehat #buah