Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beras Rojo Nogo Segera Dipasarkan, Meluncur Pertengahan Agustus

M
Penulis: M. Nurkhozim❯
TUNJUKKAN: Bupati Wahono, Direktur BPM Huda, Anggota DPRD Lasuri, dan beberapa undangan menunjukkan beras unggulan Rojo Nogo, kemarin (29/6).
TUNJUKKAN: Bupati Wahono, Direktur BPM Huda, Anggota DPRD Lasuri, dan beberapa undangan menunjukkan beras unggulan Rojo Nogo, kemarin (29/6).

Advertisement

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Masyarakat Bojonegoro masih harus bersabar jika ingin membeli Beras Rojo Nogo, produk beras premium milik Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri (BPM). Sebab, beras tersebut saat ini belum dipasarkan secara umum dan baru akan mulai beredar pada pertengahan Agustus mendatang.

Direktur Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri (BPM) Choirul Huda mengatakan, saat ini pihaknya masih menuntaskan sejumlah tahapan administrasi dan legalitas sebelum produk resmi diluncurkan ke pasar.

Advertisement

"Untuk saat ini Beras Rojo Nogo belum dijual kepada masyarakat. Insyaallah mulai pertengahan Agustus atau bulan depan sudah bisa beredar," ujarnya.

Huda menjelaskan, Beras Rojo Nogo diproduksi melalui kemitraan dengan anggota Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (PERPADI) atau Rice Milling Unit (RMU) yang telah memenuhi seluruh persyaratan produksi dan peredaran pangan.

Menurut dia, mitra penggilingan tersebut telah diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku sehingga kualitas produk dapat terjamin.

Advertisement

"Rojo Nogo diproduksi bersama mitra PERPADI atau RMU yang telah memenuhi syarat dan ketentuan produksi maupun peredaran. Jadi, kualitasnya tetap terjaga," jelasnya.

Selain mengusung merek milik Perumda BPM, produk tersebut juga dilengkapi berbagai persyaratan legal, seperti izin edar, sertifikat halal, serta standar lain yang diwajibkan bagi produk beras yang dipasarkan secara komersial. Saat ini, proses administrasi melalui Online Single Submission (OSS) masih berlangsung bersama mitra sebagai bagian dari skema kerja sama.

Huda menambahkan, nama dagang Rojo Nogo kini telah resmi menjadi hak milik Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri. Nantinya, produk beras premium itu akan dipasarkan dalam kemasan 5 kilogram dengan harga sekitar Rp74.500 per kemasan.

Tak hanya berorientasi pada bisnis, BPM juga ingin membangun ekosistem pangan yang melibatkan pelaku usaha lokal. Karena itu, perusahaan daerah tersebut memilih menggandeng RMU dalam proses produksi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri Luncurkan Beras Rojo Nogo: Perkuat Pangan Lokal dan Sejahterakan Petani

BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri Luncurkan Beras Rojo Nogo: Perkuat Pangan Lokal dan Sejahterakan Petani

Direktur Bojonegoro Pangan Mandiri, M. Choirul Huda mengatakan, peluncuran Rojo Nogo menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperkuat ekosistem pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani

Hari Krida Pertanian: Sinergi Menjaga Pangan Mandiri Bojonegoro

Hari Krida Pertanian: Sinergi Menjaga Pangan Mandiri Bojonegoro

Direktur Utama Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri, M Choirul Huda mengatakan, telah menyiapkan sejumlah program di sektor hulu dan hilir pertanian. Program-program tersebut dilaksanakan secara kolaborasi dengan multipihak

Harga Gabah di Petani Bojonegoro Naik, Harga Beras di Pasaran Tetap

Harga Gabah di Petani Bojonegoro Naik, Harga Beras di Pasaran Tetap

Harga gabah kering panen (GKP) di Bojonegoro mengalami kenaikan dibanding sebelumnya. Namun, harga beras di pasaran tetap.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer