RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Perayaan Idul Adha tentu tidak lengkap tanpa menikmati berbagai daging hasil kurban, terutama daging sapi dan daging kambing. Tapi tentu hidangan yang tersedia bagi sanak keluarga tidak terbatas pada dua menu tersebut.
Hanya saja, ada beberapa makanan dan minuman yang perlu diberi jarak konsumsinya dengan saat menikmati berbagai menu idul adha. Sebab jika dinikmati secara bersamaan atau langsung setelahnya, kemungkinan berbagai gangguan kesehatan seperti kembung, sakit perut dan darah tinggi dapat banyak meningkat.
Menurut catatan WHO dan American Heart Association, daging merah seperti daging sapi dan kambing mengandung kadar protein tinggi yang membutuhkan enzim protease dan asam lambung yang cukup untuk dicerna. Selain itu, kandungan lemak jenuh pada kedua daging tersebut membuat proses pengosongan lambung menjadi lebih lambat.
Sehingga ada beberapa makanan dan minuman yang tidak dapat dikonsumsi bersamaan dengan daging sapi dan kambing karena selain membuat kekenyangan lebih cepat, juga menghalangi penyerapan lemak dan kolestrol. Selain itu ada pula beberapa makanan dan yang dapat meningkatkan meningkatkan kadar gula darah dan tekanan darah jika dikonsumsi bersamaan dengan daging sapi dan kambing.
Susu nabati dan produk olahannya
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan mengkonsumsi susu dan berbagai produk olahannya, seperti es krim, keju, dan yogurt. Hanya saja, susu dari bahan nabati seperti susu sapi dan susu kambing dapat turut meningkatkan jumlah lemak dalam tubuh. Sehingga susu kedelai dapat jadi alternatif untuk menyegarkan tubuh saat merayakan idul adha jika tidak sabar ingin minum susu.
Kopi dan teh
Kopi dan teh, terutama dengan komposisi kuat atau pekat dapat menghalangi penyerapan zat besi dan protein dari daging sapi dan kambing jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, serta berpotensi menyebabkan kembung. Sehingga ada baiknya menaruh jeda sebesar minimal satu jam setelah makan sebelum kembali menikmati kedua minuman tersebut.
Minuman bersoda
Serupa dengan kopi dan teh, minuman berkarbonasi dan bersoda dapat menyebabkan kembung dan menyulitkan pencernaan karena kandungan sodanya yang dapat mengisi lambung dengan cepat. Selain itu minuman bersoda juga cenderung manis, sehingga berpotensi menaikkan kandungan gula darah jika dikonsumsi berlebihan.
Makanan asin
Kebanyakan masakan olahan daging sapi dan daging kambing di Indonesia diolah dengan garam dan bahan penyedap serupa dengan jumlah besar. Sehingga jika dikonsumsi dengan makanan asin atau banyak garam seperti keripik dan mi, tekanan darah beresiko melonjak dalam waktu singkat.
Makanan dan buah asam
Konsumsi buah-buahan dan makanan asam seperti jeruk tidak disarankan bersamaan dengan daging sapi dan kambing, karena keduanya bersifat serupa dapat saling memenuhi lambung hingga menyebabkan sakit perut. Banyak buah-buahan alternatif yang dapat disajikan, seperti apel, pisang, dan semangka. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana