RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pasar Kota segera dibangun. Saat ini masih dalam tahap proses lelang pekerjaan. Untuk sementara para pedagang rencananya akan menempati Pasar Wisata.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan pasar wisata menjadi salah satu alternatif TPS (Tempat Pedagang Sementara) ketika tidak dianggarkan untuk pembuatan TPS. Terlebih di pasar wisata sudah tersedia bangunan dan bidak atau kios. ‘’Alternatif yang tak memerlukan biaya,” jelasnya.
Lasuri melanjutkan, tentu bidak atau kios yang tersedia perlu dilakukan perbaikan. Disesuaikan dengan kebutuhan pedagang Pasar Kota. Perbaikan tersebut bisa dikaver oleh pedagang sendiri jika biayanya kecil.
Terkait komunikasi dengan pedagang terkait alternatif tersebut, menurut Lasuri untuk menyatukan pedagang tidak mudah. Tentu perlu pendekatan yang humanis. Sehingga pedagang bersedia dipindahkan sementara ke Pasar Wisata.
‘’Pemkab perlu meyakinkan pedagang pasar kota agar mau,” ungkapnya.
Penetapan TPS salah satu tahap yang perlu diselesaikan dalam proses pembangunan Pasar Kota. Terlebih saat ini sudah mendekati Juni, harus segera ada keputusan. Sehingga bisa segera dilelang untuk pembangunan pasar kota dengan pagu anggaran sekitar Rp 80 M tersebut.
‘’Pembangunan sudah dianggarkan,” ujarnya.
Menurut Lasuri, akhir tahun ini pembangunan Pasar Kota ditargerkan selesai. Sehingga hanya menyisakan waktu sekitar enam bulan. Tentu harus berpacu dengan waktu terkait tahapan-tahapan pembangunan.
‘’Saat ini sudah bulan lima. Sehingga keputusan harus segara dilakukan,” ungkapnya.
Disinggung terkait TPS di Pasar Banjarejo, Lasuri menilai sebaiknya TPS berada di satu lokasi saja. Sementara jika TPS terpisah bisa menimbulkan masalah baru. (irv/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana