Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pascatragedi Kecelakaan Kerja RS PKU Muhammadiyah Blora: Polres Blora Periksa 12 Saksi, Gelar Perkara Segera Dilakukan

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 22 Februari 2025 | 20:31 WIB
LAKA KERJA: Polisi memasang garis di lokasi terjadinya kecelakaan kerja di RS PKU Muhammadiyah Blora Sabtu (8/2) lalu.
LAKA KERJA: Polisi memasang garis di lokasi terjadinya kecelakaan kerja di RS PKU Muhammadiyah Blora Sabtu (8/2) lalu.

 

BLORA, Radar Bojonegoro – Pascakejadian jatuhnya lift crane proyek pembangunan gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, pihak kepolisian sampai saat ini belum menetapkan tersangka. Namun, telah mendalami kasus tersebut. Dan, memeriksa 12 orang saksi.

Diketahui, kasus jatuhnya 13 pekerja yang berada di dalam lift crane itu menewaskan empat pekerja proyek dari total 13 pekerja. Para pekerja itu jatuh dari ketinggian 12 meter. Sedangkan, sembilan pekerja lainnya mengalami luka.

Kasatreskrim Polres Blora AKP Selamet mengatakan, bahwa pihaknya segera melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kecelakaan maut tersebut. ’’Sampai saat ini belum kami tetapkan tersangka, kami nanti akan lakukan gelar perkara terkait dengan itu,” ucap Selamet, Jumat (21/2).

Meskipun begitu, pihaknya telah meminta klarifikasi terhadap 12 saksi dari para karyawan atau pekerja lapangan, pengawas lapangan, hingga penanggung jawab kegiatan pekerjaan tersebut. Selain itu, barang bukti mesin lift crane saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah (Jateng).

’’Jadi kami masih mendalami itu dan nanti dalam beberapa minggu ini akan kami tetapkan sebagai tersangka, hasil dari gelar perkara nanti,” terang dia.

Sebelumnya, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto mengatakan pihaknya tengah melakukan identifikasi pascatragedi itu. Pihaknya pun langsung menemukan beberapa hal penting. ’’Kami coba selidiki ternyata benar ada tali sling putus yang kami duga kemarin sebagai penyebabnya. Kami juga coba cari keterangan dari operator,” ujarnya. (hul/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#tali sling #kapolres blora #polda jawa tengah #AKBP Wawan Andi Susanto #Gelar Perkara #kecelakaan kerja #Labfor #Pekerja #RS PKU Muhammadiyah blora #RS PKU #kecelakaan #blora #jateng #lift crane #Polres Blora