RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Manchester United (MU) akhirnya menyerah pada keadaan dan siap menurunkan harga jual Marcus Rashford agar segera dipermanenkan oleh Barcelona.
Dilansir dari laman Sports Mole, Manajemen Setan Merah yang di bawah kendali INEOS dikabarkan rela melepas sang penyerang dengan "harga berapa pun yang mereka bisa dapatkan" demi menghapus beban gaji fantastisnya yang mencapai £325.000 per minggu.
Keputusan strategis ini semakin diperkuat oleh sikap pelatih baru MU, Michael Carrick, yang secara terang-terangan tidak memasukkan nama Rashford ke dalam skema tim utamanya untuk musim depan.
Bersinar di Spanyol, Masa Depan Menggantung di Amerika
Saat ini, Rashford sedang berada di Amerika Serikat, tergabung dalam skuad Thomas Tuchel untuk membela Timnas Inggris menjelang putaran Piala Dunia 2026.
Perjalanan menuju Piala Dunia ini diiringi oleh ketidakpastian nasibnya di level klub, padahal penyerang berusia 28 tahun ini baru saja menikmati musim 2025-26 yang sangat gemilang di tanah Spanyol.
Baca Juga: Manchester United Menyesal Pasang Harga Murah untuk Rashford, Barcelona Malah Mau Nego!
Selama masa peminjamannya di Barcelona, Rashford kembali menemukan ketajamannya. Ia sukses mencetak 13 gol dan menyumbang 14 assist dari 46 penampilan, sekaligus menjadi sosok kunci yang membantu raksasa Catalan tersebut mempertahankan gelar juara La Liga.
Tarik Ulur Harga Antara MU dan Barcelona
Rashford sendiri sudah menyatakan keinginannya secara terbuka untuk tetap berseragam Blaugrana. Secara teknis, Barcelona memiliki waktu hingga 15 Juni untuk mengaktifkan klausul opsi pembelian senilai €30 juta (sekitar £26 juta).
Namun, tim asuhan Hansi Flick terus melakukan manuver untuk menawar biaya transfer tersebut agar lebih murah, dan bahkan sempat membuka pembicaraan untuk memperpanjang masa pinjamannya.
Laporan dari Football Insider mengungkap sebuah perubahan haluan yang dramatis. MU yang sebelumnya ngotot enggan menegosiasikan ulang harga, kini diklaim terbuka untuk menjual sang pemain dengan harga miring demi kelancaran finansial klub.
Catatan Finansial: Mengacu pada regulasi sepak bola modern, langkah INEOS memangkas pemain bergaji tinggi sangat relevan dengan upaya klub-klub Inggris mematuhi Profitability and Sustainability Rules (PSR), sebuah regulasi finansial ketat yang kerap diulas secara mendalam oleh media kredibel seperti The Athletic.
Ancaman Pembajakan dari Rival Liga Premier
Meski Barcelona telah menghabiskan £69 juta untuk mendatangkan Anthony Gordon dan sedang melirik Julian Alvarez, mereka dipastikan masih ngotot ingin mengamankan jasa Rashford, baik secara permanen maupun pinjaman.
Namun, Barcelona wajib waspada. Laporan dari The Mirror menyebutkan bahwa empat raksasa Liga Premier juga diam-diam memantau situasi ini:
Baca Juga: MU Fokus Menggaet Endrick dan Gertak Barcelona Soal Rashford!
-
Arsenal: Menjadi ancaman dan opsi paling realistis bagi Rashford karena The Gunners adalah satu-satunya tim di daftar ini yang bisa menawarkannya panggung kompetisi Eropa musim depan.
-
Chelsea: Sedang dalam kondisi kurang menarik setelah mengakhiri musim 2025-26 dengan sangat buruk dan terpuruk di posisi ke-10.
-
Newcastle United & Tottenham Hotspur: Rashford dikabarkan sama sekali tidak tertarik untuk berlabuh di kedua klub ini.
Apa Langkah Selanjutnya?
Meski pintu keluar semakin terbuka lebar, Manchester United masih memiliki ego. Mereka sangat enggan menjual pemain didikan akademinya itu ke rival langsung di Liga Inggris dan jauh lebih memilih Rashford kembali ke Barcelona, dengan catatan harganya masih sesuai standar toleransi mereka.
Dengan sisa kontrak dua tahun di Old Trafford dan statusnya yang "dibuang" oleh Carrick, teka-teki masa depan Rashford dipastikan akan terus menjadi bola panas yang bergulir di sepanjang Piala Dunia 2026, terlebih jika ia mampu membawa Inggris melaju ke babak-babak krusial di turnamen tersebut. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko