Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Benarkah Minum Soda Bisa Mengurangi Pusing Setelah Makan Banyak Daging Kurban? Ini Penjelasan Medisnya

Hakam Alghivari • Rabu, 27 Mei 2026 | 16:36 WIB
Ilustrasi minum soda setelah makan daging. (AI/HAKAM ALGHIVARI/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi minum soda setelah makan daging. (AI/HAKAM ALGHIVARI/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tradisi makan daging dalam jumlah besar saat Idul Adha sering diikuti berbagai keluhan tubuh, mulai dari begah, rasa penuh di perut, hingga pusing setelah menyantap olahan daging kurban. Di tengah kebiasaan tersebut, muncul anggapan yang cukup populer di masyarakat bahwa minum soda dapat membantu tubuh terasa lebih ringan dan mengurangi rasa tidak nyaman setelah makan daging.

Banyak orang percaya sensasi “lega” setelah minum soda berasal dari kemampuan minuman berkarbonasi membantu proses pencernaan. Tidak sedikit pula yang menganggap soda bisa membuat tubuh lebih segar setelah menyantap makanan tinggi lemak seperti sate, gulai, atau tongseng.

Baca Juga: Produk Kosmetik Madame Gie dan Selsun Resmi Ditarik BPOM: Bisa Jadi Pemicu Sel Kanker?

Namun, apakah anggapan Minum Soda Bisa Mengurangi Pusing Setelah Makan Banyak Daging secara medis?

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minuman berkarbonasi memang dapat memicu sensasi tertentu di lambung, tetapi efeknya tidak selalu berarti membantu tubuh mencerna daging lebih cepat. Dalam artikel kesehatan yang dimuat Healthline, karbonasi dalam minuman dapat meningkatkan rasa penuh dan memicu sendawa karena gas karbon dioksida di dalam lambung. Sensasi inilah yang sering dianggap sebagai tanda perut menjadi lebih nyaman setelah makan berat.

Meski begitu, efek tersebut lebih berkaitan dengan pelepasan gas di lambung, bukan karena soda benar-benar “menetralkan” makanan berlemak atau menghilangkan pusing setelah makan daging.

Baca Juga: 23 Kasus Hantavirus Terdeteksi Sejak 2023, Jumlah Kasus Terbanyak di Jakarta!

Sensasi Lega Setelah Minum Soda Ternyata Berasal dari Gas

Menurut sejumlah kajian pencernaan, karbonasi dalam soda dapat meningkatkan tekanan di lambung sehingga memicu refleks bersendawa. Setelah gas keluar, sebagian orang merasa perutnya lebih ringan dan tidak terlalu begah.

Fenomena ini membuat banyak orang mengira soda membantu pencernaan. Padahal, artikel kesehatan ScienceInsights menjelaskan bahwa soda justru dapat menambah tekanan gas di lambung sebelum akhirnya tubuh melepaskannya melalui sendawa. 

Karena itu, rasa lega setelah minum soda lebih bersifat sementara dan tidak secara langsung mempercepat proses pencernaan daging di dalam tubuh.

Baca Juga: Hati-Hati Saat Berbelanja! BPOM Kembali Hentikan Peredaran 11 Kosmetik Berbahaya

Pusing Setelah Makan Daging Tidak Selalu Karena “Kolesterol Naik”

Banyak masyarakat langsung mengaitkan rasa pusing setelah makan daging dengan kolesterol. Padahal secara medis, kolesterol tidak langsung naik hanya beberapa menit setelah makan.

Pusing setelah makan besar lebih sering dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti:

Makanan tinggi lemak memang membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat sehingga tubuh terasa tidak nyaman setelah makan dalam jumlah banyak.

Soda Malah Bisa Memicu Kembung pada Sebagian Orang

Alih-alih membuat perut nyaman, soda justru dapat memperburuk kondisi pada orang yang memiliki masalah lambung sensitif, asam lambung, atau mudah kembung.

Artikel EatingWell menyebut minuman berkarbonasi dapat meningkatkan gas di lambung dan memicu refluks pada sebagian orang.

Baca Juga: 7 Rahasia Menjaga Rambut Panjang Tetap Sehat dan Berkilau

Selain itu, kandungan gula tinggi dalam soda juga tidak ideal dikonsumsi berlebihan setelah makan berat karena dapat menambah beban metabolisme tubuh.

Yang Lebih Disarankan Setelah Makan Daging

Dokter dan ahli gizi justru lebih sering menyarankan konsumsi air putih, buah, dan sayuran setelah makan daging. Dilansir dari Kompas.com, konsumsi buah dan sayur membantu tubuh mendapatkan serat yang dapat mendukung sistem pencernaan setelah menyantap daging merah.

Buah seperti pepaya, apel, dan pir dinilai lebih baik untuk membantu kenyamanan pencernaan dibanding minuman bersoda tinggi gula.

Selain itu, memperbanyak minum air putih juga membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan dan mengurangi rasa berat setelah makan besar.

Jadi, Apakah Soda Benar Bisa Mengurangi Pusing Setelah Makan Daging?

Jawabannya tidak sepenuhnya benar. Soda mungkin memberikan sensasi lega sementara karena memicu sendawa dan membuat perut terasa lebih ringan. Namun hingga saat ini belum ada bukti medis kuat yang menunjukkan soda mampu menetralkan lemak daging atau secara langsung menghilangkan pusing setelah makan banyak daging kurban.

Dalam beberapa kondisi, minuman bersoda justru dapat memperparah kembung dan rasa tidak nyaman di lambung, terutama jika dikonsumsi berlebihan.

Karena itu, cara yang lebih sehat setelah makan daging saat Idul Adha tetap berasal dari pola makan seimbang, memperbanyak air putih, konsumsi serat dari buah dan sayur, serta menghindari makan berlebihan dalam satu waktu. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#soda #makan daging #mengurangi pusing #kurban #minum