Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Masih Ramai Sebagai Pusat Ekonomi Sejak Zaman Belanda, Pasar Brambang Banjarejo Butuh Sentuhan

Yana Dwi Kurniya Wati • Minggu, 7 Juni 2026 | 07:30 WIB
PUSAT BRAMBANG: Pasar Brambang Desa Banjarejo, Kecamatan Sumberrejo ini pusat transaksi bawang merah sebelum Indonesia merdeka. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
PUSAT BRAMBANG: Pasar Brambang Desa Banjarejo, Kecamatan Sumberrejo ini pusat transaksi bawang merah sebelum Indonesia merdeka. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kios di Pasar Brambang Desa Banjarejo, Kecamatan Sumberrejo perlu perbaikan, di lokasi tersebut terdapat sentra ekonomi masyarakat yang butuh sentuhan pemerintah.

Berdasarkan data di desa setempat, aktivitas ekonomi itu beroperasi sejak 1930-an, kini kondisi pusat transaksi bawang merah alias Pasar Brambang

"Pasar ini sudah ada sejak zaman Belanda. Awalnya barter," kata Kepala Desa (Kades) Banjarejo, Kecamatan Sumberrejo Moch. Sahroni.

Sahroni mengungkapkan, Pasar Brambang itu buka setiap hari. Tak hanya menjadi tempat transaksi warga sekitar tapi juga luar daerah. Seperti Jombang, Nganjuk, hingga Kediri.

Baca Juga: Tender Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro Gagal, DPKPCK Rencanakan Tender Ulang

"Semua pedagang boleh masuk. Kios lama jual perabotan. Kini sudah ada pengurus pasar yang mengkoordinasi. Dan juga menyesuaikan kebutuhan pembeli, kalau banyak yang butuh apa begitu nanti didatangkan," ujar dia. 

Menurut Sahroni, saat ramai pedagang dari luar kota bisa mencapai 20 mobil dengan kunjungan sekitar ratusan pembeli. "Semua daerah wilayah Jatim ke sini. Sistemnya tidak mengikat," beber dia.

Karena itu, harap dia, ada perhatian lebih dari pemerintah kabupaten (pemkab). Dilakukan revitalisasi. Menurutnya, sempat dilakukan survei saat kepala daerah sebelumnya sekitar tiga sampai sempat kali. Namun, belum ada pembangunan secara langsung.

"Kami berharap direvitalisasi. Pernah ada survei," pungkas dia. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#zaman belanda #pasar brambang #bawang merah #pasar #Ekonomi