RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Jumlah hewan kurban yang dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Kabupaten Blora mengalami peningkatan pada Idhuladha tahun ini. Kondisi tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemotongan hewan di RPH.
‘’Alhamdulillah tahun ini meningkat, total sementara sudah ada 43 hewan kurban,” Kepala UPTD Puskeswan Hewan DP4 Blora, Endah Tri Susanti.
Rinciannya, pada hari pertama terdapat 15 sapi dan 11 kambing yang dipotong. Sedangkan hari kedua mencapai 11 sapi dan 7 kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari masjid maupun perorangan.
Menurut Endah, pemotongan hewan di RPH memiliki penanganan limbah yang lebih tertata, sehingga tidak mencemari lingkungan. ‘’Untuk limbah walaupun ada peningkatan pemotongan, kita pastikan aman dan kita jamin higienis dagingnya,” jelas Endah.
Selain itu, ia menegaskan, penyembelih di RPH juga telah mengantongi sertifikat juru sembelih halal (Juleha). RPH Blora juga telah memiliki sertifikat halal dan nomor kontrol veteriner (NKV).
Baca Juga: Sempat Mengamuk, Sapi Kurban Presiden Dibagikan Kepada Ratusan Warga Desa Kawengan
‘’Penyembelih sudah tersertifikasi Juleha dan di RPH juga ada tenaga medis,” katanya.
Pemeriksaan kesehatan hewan juga dilakukan secara ketat, mulai sebelum, saat hingga setelah proses penyembelihan. Pemeriksaan meliputi kondisi daging dan jeroan, guna memastikan hewan bebas dari cacing maupun penyakit lainnya sebelum didistribusikan ke masyarakat.
‘’Kami terus memantau kondisi hewan dan mengecek daging maupun jeroannya agar aman dikonsumsi,” terangnya.
Untuk tarif penyembelihan, tidak ada kenaikan walaupun mengalami pelonjakan. Biaya pemotongan dipatok Rp 50 ribu per ekor sapi dan Rp 15 ribu per ekor kambing. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana