RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela terhenti di zona merah pada penutupan perdagangan Kamis (5/2/2026). Indeks acuan nasional ini merosot 42,84 poin atau 0,53% dan parkir di level 8.103,8.
Sepanjang hari ini, lantai bursa mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp19,95 triliun. Dinamika pasar memperlihatkan 370 saham melemah, berbanding dengan 314 saham yang menguat, sementara 274 saham lainnya bergeming.
Volume perdagangan pun terpantau cukup padat dengan total 33,53 miliar saham yang berpindah tangan.
Sektor Konsumen Non-Primer Jadi Penyelamat Tunggal
Hampir seluruh sektor sektoral hari ini kompak memerah. Sektor perindustrian memimpin pelemahan dengan turun 1,35%, disusul infrastruktur (1,23%) dan energi (1,2%).
Baca Juga: IHSG Menguat ke Level 8.146: Asing Borong 4 Saham Bank, Saham MBTO dan NZIA Terbang 34 Persen
Namun, di tengah badai koreksi, sektor barang konsumen non-primer tampil beda dengan mencetak penguatan sendirian sebesar 0,79%.
Analisis: Aksi Jual Global & Isu Transparansi
Pilarmas Investindo Sekuritas menyoroti bahwa tekanan pada IHSG merupakan efek domino dari pelemahan mayoritas bursa Asia akibat aksi jual masif pada saham teknologi di tingkat global.
Meski kondisi ekonomi domestik dinilai positif, ada beberapa poin krusial yang tengah dipantau pasar:
Baca Juga: Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?
-
Perundingan Tarif RI-AS: Investor menanti penandatanganan resmi perundingan tarif resiprokal yang dikabarkan telah rampung.
-
Reformasi Pasar: Isu peningkatan transparansi pasar masih menjadi perhatian besar, menyusul sorotan dari penyedia indeks internasional yang memicu aksi jual sebelumnya.
Top Gainers: Pesta Cuan di Saham Lapis Kedua
Meski indeks melemah, lima saham ini justru tampil perkasa dengan kenaikan harga yang fantastis:
-
PT Citatah Tbk (CTTH): Melesat 34,48% ke Rp117.
-
PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA): Naik 34,31% ke Rp184.
-
PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI): Menguat 33,77% ke Rp206.
-
PT PP Presisi Tbk (PPRE): Meningkat 31,33% ke Rp218.
-
PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK): Naik 25% ke Rp1.650.
Sebaliknya, beberapa saham harus menelan pil pahit dan masuk dalam jajaran top losers, seperti MORA (-14,93%), PIPA (-14,92%), dan MINA (-14,86%).
Baca Juga: 5 Saham dengan Harga Diskon: Saatnya Serok Bawah Saham dengan Big Cap?
Apakah portofolio Anda hari ini terdampak pelemahan sektor industri? Tetap waspada terhadap sentimen global esok hari, terutama terkait kelanjutan aksi jual saham teknologi global. Mana saham incaran Anda besok? (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko