Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Pramono Kembali Nahkodai IDI Bojonegoro: 77 Pengurus IDI Bojonegoro Dilantik

Y
DILANTIK: Dokter Pramono (berpeci) selaku Ketua IDI Cabang Bojonegoro terpilih bersama 77 pengurus dilantik di Hotel Aston, Sabtu (11/7). Turut hadir Bupati SetyoWahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua DPRD Abdulloh Umar, jajaran forkompimda, Kepala Dinas Kesehatan Ninik Susmiati, dan Wakil Ketua IDI Jawa Timur dr. Saifudin Zukhri. (FARHAN REZA ARDIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
DILANTIK: Dokter Pramono (berpeci) selaku Ketua IDI Cabang Bojonegoro terpilih bersama 77 pengurus dilantik di Hotel Aston, Sabtu (11/7). Turut hadir Bupati SetyoWahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua DPRD Abdulloh Umar, jajaran forkompimda, Kepala Dinas Kesehatan Ninik Susmiati, dan Wakil Ketua IDI Jawa Timur dr. Saifudin Zukhri. (FARHAN REZA ARDIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bojonegoro memasuki babak baru. Sebanyak 77 pengurus resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029 di Andrawina Hall Hotel Aston Bojonegoro, Sabtu (11/7). Dokter Pramono Apriawan Wijayanto kembali dipercaya memimpin organisasi profesi tersebut setelah terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) pada April lalu.

Ketua Panitia Pelantikan IDI Bojonegoro, dr. Anggraeni Indah Ekiyanti, mengatakan pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan estafet amanah untuk menjaga marwah profesi kedokteran sekaligus mempererat solidaritas antardokter.

"Semangat kami adalah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Sesuai hasil Muscab, dr. Pramono Apriawan Wijayanto terpilih sebagai Ketua IDI Cabang Bojonegoro periode 2026–2029, sedangkan dr. Muhammad Lutfi Kurniawan memimpin Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Cabang Bojonegoro," ujar Anggraeni kepada Radar Bojonegoro.

Advertisement

Rangkaian pelantikan juga diisi seminar nasional yang menghadirkan narasumber dr. Boyke Dian Nugraha. Seminar tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri atas dokter, ahli gizi, tenaga keperawatan, bidan, apoteker, serta peserta dari berbagai profesi lainnya.

"Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, IDI Jawa Timur, panitia, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan," tuturnya.

Advertisement

Ketua IDI Cabang Bojonegoro periode 2026–2029, dr. Pramono Apriawan Wijayanto, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hak-hak pelayanan kesehatan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat tenaga kesehatan semakin rentan menghadapi persoalan hukum, baik akibat kesalahpahaman maupun tuduhan malapraktik yang belum tentu terbukti.

"Dokter dan tenaga kesehatan bekerja sesuai standar profesi. Karena itu, opini publik yang berkembang harus disikapi secara bijaksana," ujarnya.

Pramono menambahkan, IDI Bojonegoro akan terus mendampingi para anggotanya melalui pendidikan berkelanjutan, penguatan sistem mediasi, hingga pendampingan dalam penyelesaian sengketa medis.

"Kami berharap Kejaksaan Negeri Bojonegoro dan seluruh pemangku kepentingan terus menjalin komunikasi dengan biro hukum dan pembelaan anggota IDI, serta selalu mengedepankan asas praduga tak bersalah," katanya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Seminar Ilmiah Nasional: 300 Peserta Serap Ilmu dari Dokter Boyke

Seminar Ilmiah Nasional: 300 Peserta Serap Ilmu dari Dokter Boyke

PAKAR kesehatan seksual dr. Boyke Dian Nugraha datang ke Bojonegoro, Sabtu (11/7).

Ikatan Dokter Indonesia Cabang Bojonegoro Sukses Gelar Pelantikan dan Seminar Ilmiah Nasional

Ikatan Dokter Indonesia Cabang Bojonegoro Sukses Gelar Pelantikan dan Seminar Ilmiah Nasional

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bojonegoro sukses menggelar pelantikan pengurus masa bakti 2026-2029 dan seminar nasional bertajuk Sexual Health as A National Investment, Sabtu (11/7).

Singkirkan Malu dan Mitos Impotensi

Singkirkan Malu dan Mitos Impotensi

Masalah disfungsi ereksi atau impotensi acap kali menjadi momok yang menakutkan bagi kaum pria. Sayangnya, karena dianggap tabu dan menurunkan harga diri, banyak pria yang memilih menyembunyikan kondisi ini rapat-rapat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer