Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Bupati Bojonegoro Apresiasi Pengabdian dan Dedikasi Guru di Momen HUT PGRI

M. Irvan Romadhon • Jumat, 12 Desember 2025 | 15:00 WIB
HUT PGRI: Pemkab Bojonegoro menggelar puncak peringatan HUT PGRI ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2025 di GOR Utama Bojonegoro, Rabu (10/12)
HUT PGRI: Pemkab Bojonegoro menggelar puncak peringatan HUT PGRI ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2025 di GOR Utama Bojonegoro, Rabu (10/12)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Bojonegoro menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2025 di GOR Utama Bojonegoro, Rabu (10/12) lalu. Acara dengan tema "Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas, Guru Hebat Indonesia Kuat" ini diikuti oleh 3.500 guru dari seluruh Kabupaten Bojonegoro.

Dalam momentum peringatan tersebut Bupati Bojonegoro memberikan apresiasi atas pengabdian, dedikasi, serta kerja keras guru. Terlebih guru menjadikan pilar utama peradaban dan kemajuan negara.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengucapkan selamat ulang tahun PGRI ke-80 serta apresiasi yang mendalam kepada seluruh guru. Momentum ini menjadi pengingat betapa besar peran guru dalam membangun generasi emas 2045.

“Momentum Hari Guru ini luar biasa. Atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, saya menyampaikan terima kasih atas pengabdian, dedikasi, dan kerja keras guru. Guru itu digugu lan ditiru. Bahkan seorang presiden pun harus tetap hormat kepada gurunya,” ungkapnya.

Bupati menegaskan bahwa guru adalah pilar utama peradaban dan kemajuan negara. Karena itu, PGRI akan terus menjadi wadah yang memperjuangkan kepentingan guru. Ia juga mengingatkan bahwa perilaku guru akan menjadi contoh bagi siswa, sehingga penting bagi para pendidik untuk menjaga karakter dan keteladanan di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat.

“Teknologi saat ini sudah berubah harus bisa buka aplikasi medsos harus bisa memantau siswanya,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadhlo, menjelaskan bahwa peringatan HUT PGRI dan HGN tahun ini menjadi momentum apresiasi bagi para guru dan tokoh pendidikan yang telah berkontribusi bagi Bojonegoro. Juga menekankan pentingnya keikhlasan dalam mengajar agar para pendidik mampu memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.

“Acara ini menjadi bentuk penghargaan bagi mereka yang berjasa di dunia pendidikan Bojonegoro. Penghargaan yang diberikan dari Yayasan Mannah dan PGRI ini diharapkan menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi lembaga-lembaga pendidikan,” terangnya.

Sekretaris Umum PGRI Jawa Timur, Edi Wuryanto, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan jajaran PGRI Bojonegoro yang dinilai berhasil menjalin kolaborasi kuat dengan pemerintah daerah dan Yayasan Mannah.

“Ajarlah anak didik dengan hati, maka mereka akan hormat dan patuh tanpa harus diperintah. Guru adalah teladan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut digelar penyerahan penghargaan Mannah Education Award (MEA) 2025 bagi tokoh pendidikan, guru hebat, dan sekolah hebat. (*/irv)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#GOR Utama Bojonegoro #Jawa Timur #Guru #bupati bojonegoro #hari guru #Dinas Pendidikan #hari guru nasional #pemkab bojonegoro #hut pgri #bojonegoro #Setyo Wahono #indonesia emas #PGRI #generasi emas