RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dua tiket degradasi dari Liga Championship ke Liga Nusantara musim depan akhirnya telah diamankan pada Minggu (12/4). Setelah Sriwijaya FC yang sudah mencetak tiket jauh-jauh hari di Grup A, kini giliran Persipal FC yang akhirnya memesan tiket turun kasta di Grup B.
Kepastian degradasi terwujud setelah klub asal kota Palu, Sulawesi Tengah tersebut dikalahkan oleh Deltras FC 2-4 di Stadion Sultan Agung, Bantul. Anda tidak salah baca, sepanjang putaran ketiga Persipal pindah markas keliling Jawa Tengah, sehingga rumor akuisisi juga berhembus kencang.
Jauh dari dukungan suporter sendiri, Laskar Tadulako sebenarnya sudah berusaha sekuat tenaga untuk menjauhkan diri dari bawah klasemen. Sayangnya Deltras dapat lebih unggul lebih dulu berkat gol dari Muhammad Irman di menit ke-25.
Beruntung, Persipal hanya butuh waktu tiga menit untuk menyeimbangkan kedudukan berkat gol dari Riku Ichimura. Namun perjuangan mereka bubar lagi dalam waktu yang sama akibat gol kedua The Lobster, yang dicetak Ryan Lopes.
Belum puas membuat Laskar Tadulako menderita, serta dengan kebutuhan tiga poin di depan mata, Deltras menolak mengendurkan gas dan mencetak gol di menit ke-36 berkat aksi Tito Hamzah. Tito kemudian mencetak brace jelang turun minum.
Setelah mengantongi keunggulan tiga gol di babak pertama, Deltras dapat bermain lebih bertahan dan santai sepanjang babak kedua. Meskipun dapat membangun serangan lebih baik, pada akhirnya Persipal hanya memberikan satu balasan tambahan, juga dari Riku Ichimura di menit ke-57.
Dengan tiga laga tersisa, hal ini berarti Persipal hanya punya sembilan poin tersisa untuk diraih pada musim ini. Jumlah tersebut juga tidak cukup untuk menyalip Persiba Balikpapan, yang masih berada di posisi ke-9 dengan total 17 poin, selisih satu poin dari poin maksimal yang dapat diraih Laskar Tadulako.
Penentuan tiket degradasi kini menyisakan satu kesempatan terakhir berupa playoff antara penghuni posisi ke-9 Grup A dengan posisi ke-9 Grup B. Berbeda dengan posisi juru kunci yang sudah mutlak ditentukan, persaingan untuk menghindari laga hidup mati masih menyala dengan tiga laga tersisa.
Di Grup A, Persekat Tegal masih punya pelunag tipis untuk melompati PSPS Pekanbaru dan Persikad Depok, atau bahkan PSMS Medan. Sementara di Grup B, Persiba Balikpapan dan PSIS Semarang bakal haru ssaling menyalip satu sama lain sambil berharap agar Persiku Kudus juga ikut terjerembap di tiga laga tersisa. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana