Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hasil Perempat Final UEFA Champions League Barcelona vs Atletico Madrid: Sudah Dominan, Malah Dihajar Lawan

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 9 April 2026 | 16:40 WIB
(Dok. UEFA)
(Dok. UEFA)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Para pendukung Barcelona nampaknya dapat tertawa puas setelah lawan abadi mereka, Real Madrid dikalahkan Bayern Munchen pada Rabu dinihari (8/4). Namun tawa mereka hanya bertahan 24 jam karena klub kesayangan mereka juga dihajar tetangga El Real, Atletico Madrid pada leg pertama UEFA Champions League (UCL, Liga Champions) keesokan harinya (9/4).

Pada awalnya, derby Spantol versi alternatif kali ini diperkirakan bakal berjalan seperti biasa, dengan El Barca dapat menjaga bola dari jangkauan Atleti. Bahkan sedianya mereka unggul lebih dulu berkat gol dari Marcus Rashford di menit ke-17, namun gol dianulir karena Lamine Yamal berada di posisi offside sebelum memberi assist kepada Rashford.

Meskipun masih dapat mendikte jalannya permainan, bencana tiba untuk Blaugrana jelang turun minum. Pau Cubarsi diusir dari lapangan dengan kartu merah setelah menekling keras Giuliano Simeone. Bahkan sedianya Cubarsi hanya diberi kartu kuning sebelum wasit memutuskan melakukan pengecekan VAR.

Pelanggaran tersebut juga memberikan tendangan bebas untuk Atletico Madrid. Memanfaatkan kesempatan emas yang ada, Julian Alvarez langsung mendaratkan bola ke gawang Barcelona.

Baca Juga: Hasil Perempat Final UEFA Champions League Real Madrid vs Bayern Munchen: Tanpa Courtouis, Yakin Bisa Remontada di Jerman?

Meskipun tampil pincang sepanjang babak kedua sepeninggal diusirnya Cubarsi, Barcelona masih dapat melakukan serangan demi serangan ke arah gawang Atletico Madrid. Masalah justru berpindah ke depan, dengan Rashford dan Yamal tak kunjung menciptakan gol untuk Blaugrana.

Saking asyiknya menyerang, Barcelona nampaknya lupa jika lini pertahanan mereka mulai keropos. Benar saja, mereka kecolongan setelah Alexander Sorloth bebas dari penjagaan dan mencetak gol kedua Atleti di menit ke-70.

Dengan 20 menit tersisa, Atleti memutuskan untuk jalan santai sambil mempertahankan diri dari serangan Barcelona. Pada akhirnya, waktu tersebut tidak cukup untuk melahirkan sebiji gol balasan.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick mengaku kecewa namun paham terhadap keputusan wasit terhadap Pau Cubarsi. Selebihnya, dirinya memandang anak-anak asuhnya dapat mengimbangi Atleti meskipun minus satu pemain.

“Okelah itu jelas kartu merah, mending saya tidak usah berdebat dengan wasit. Pada akhirnya kami tetap bermain dengan apik meskipun kurang satu pemain, terlebih dengan lini depan lawan yang berkualitas tinggi,” jelasnya dalam konferensi pers pasca pertandingan sebagaimana dikutip dari situs UEFA.

Sementara itu pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone tidak menyangka dapat mengungguli Blaugrana di Camp Nou, apalagi di UCL. Namun menimbang keadaan di lapangan dan banyaknya peluang gol yang tercipta, Simeone beranggapan seharusnya anak-anak asuhnya dapat melebarkan keunggulan lebih jauh lagi.

“Sejujurnya saya tidak ingat kapan terakhir kali saya menang di Camp Nou, karena susah sekali melawan salah satu klub terkuat di dunia seperti mereka. Kepercayaan diri kami meningkat di babak kedua, dan dengan banyaknya peluang gol yang ada, cukup disayangkan kami tidak dapat menambah gol lagi,” jelas Simeone. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Champions League #barcelona #liga champions #atletico madrid #UCL