Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polres Blora Ringkus Komplotan Pengeroyok Salah Sasaran di Cepu

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
BARANG BUKTI: Petugas kepolisian menunjukkan sejumlah barang bukti dari komplotan pelaku penganiayaan di wilayah Cepu. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BJN)
BARANG BUKTI: Petugas kepolisian menunjukkan sejumlah barang bukti dari komplotan pelaku penganiayaan di wilayah Cepu. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BJN)

Advertisement

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Komplotan pemuda pelaku pengeroyokan dan pembacokan di wilayah Cepu berhasil dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Cepu bersama Tim Resmob Polres Blora. Ironisnya, aksi brutal tersebut dipicu salah sasaran setelah para pelaku mendapat tantangan tawuran melalui media sosial Instagram.

Korban diketahui bernama MR, 21, warga Kecamatan Sambong. Ia menjadi sasaran pengeroyokan saat melintas seorang diri di Jalan Blora–Cepu, Kelurahan Karangboyo, Minggu dini hari (3/5). Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam di wajah dan tubuh serta kehilangan sejumlah barang miliknya.

Advertisement

Kapolres Blora Wawan Andi Susanto mengatakan, polisi bergerak cepat setelah menerima laporan korban. Hasil penyelidikan, petugas mengamankan tujuh orang yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Total ada tujuh orang diamankan, terdiri dari dua pelaku dewasa, tiga anak berkonflik dengan hukum, dan dua lainnya berstatus saksi,” ujarnya.

Dua tersangka dewasa yang ditahan masing-masing berinisial PDA, 18, dan MA, 18, warga Kecamatan Cepu. Sedangkan tiga pelaku di bawah umur penanganannya dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Blora. Polisi juga masih memburu dua pelaku lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Peristiwa itu bermula ketika salah satu tersangka menerima pesan tantangan tawuran melalui Instagram pada Sabtu malam (2/5). Kelompok pelaku kemudian berkumpul dan menunggu lawan di kawasan Perumahan Cepu Asri hingga dini hari,” ujar Kapolres.

Selanjutnya, sekitar pukul 04.30 WIB, korban MR melintas seorang diri menggunakan sepeda motor. Pelaku mengira korban merupakan bagian dari kelompok lawan yang menantang mereka.

“Korban langsung dipanggil dan dikeroyok bersama-sama menggunakan tangan kosong dan tendangan,” imbuh Wawan.

Tidak hanya menganiaya korban, para pelaku juga merampas helm, ponsel, jaket hoodie, dan kaos milik korban sebelum kabur meninggalkan lokasi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gelapkan Mobil Rental, ASN dan Satpam Kejari Blora Dipolisikan

Gelapkan Mobil Rental, ASN dan Satpam Kejari Blora Dipolisikan

Dua oknum pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora dilaporkan ke polisi atas dugaan penggelapan mobil rental milik warga. Ironisnya, uang hasil gadai kendaraan diduga dipakai untuk kepentingan pribadi. Kasus itu bermula

Empat Tiang Listrik Patah, PLN Kebut Pemulihan Jaringan

Empat Tiang Listrik Patah, PLN Kebut Pemulihan Jaringan

Angin puting beliung yang menerjang wilayah Cepu juga menyebabkan gangguan jaringan listrik. Empat tiang listrik patah, sedangkan satu tiang lainnya terdampak akibat tertimpa atap rumah warga.

Puluhan Bangunan di Kecamatan Cepu-Kedungtuban Diterjang Puting Beliung

Puluhan Bangunan di Kecamatan Cepu-Kedungtuban Diterjang Puting Beliung

Hujan deras disertai angin puting beliung terjadi di Kecamatan Kedungtuban dan Kecamatan Cepu, Rabu (28/10) mulai sore hingga malam hari. Tercatat  36 bangunan rusak, meliputi rumah, ruko, hingga kandang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer