Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dibanting Mali 0-3, Indra Sjafri Mulai Bersiap Saring Pemain Timnas Indonesia U23 Untuk SEA Games 2025

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 16 November 2025 | 23:26 WIB
(Dok. Timnas Indonesia/PSSI)
(Dok. Timnas Indonesia/PSSI)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Timnas Indonesia U-23 memulai pemanasan jelang SEA Games dengan uji coba melawan Mali U-23. Namun putaran pertama uji coba berjalan kurang mulus, dengan Ivar Jenner dkk. digulung 0-3 oleh Mali pada Sabtu malam (15/11).

Baru lima menit laga berjalan, Sekou Doucore berhasil memanfaatkan sepak pojok dan memenangkan duel udara melawan para penggawa Timnas Indonesia. Bola sundulannya gagal dihalau oleh kiper Indonesia, Cahya Supriadi yang ikut serta dalam duel tersebut.

Gol tersenut menjadi alarm bangun tidur bagi penggawa Indonesia, yang langsung membuka berbagai peluang serangan. Namun sayang, kiper Mali, Burama Kone juga tapil brilian menjaga gawangnya tetap bersih.

Justru di menit ke-34 Mali dapat menambah tabungan ekstra gol. Dengan lini belakang Garuda Muda sepi, Wilson Samake langsung berlari bebas ke kotak penalti Indonesia dan mencetak gol kedua.

Di babak kedua Indonesia kembali melakukan transaksi jual-beli serangan sambil mencoba menguras tenaga Mali, yang sama-sama melakukans erangan balik. Hingga jelang akhir pertandingan rencana Indonesia nampak berhasil, namun masih belum ada tendangan yang dapat mendarat di gawang Mali.

Justru Mali dapat menambah tabungan gol di injury time. Berniat membuang bola ke luar gawang, Kadek Arel malah tidak sengaja menyerahkan bola kepada Moulaye Haidara, yang langsung mengirim bola melewati Cahya Supriadi.

Dalam konferensi pers pasca pertandingan, pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri mengklaim sudah punya gambaran tentang skuad yang bakal dibawa ke Thailand untuk SEA Games. Selain itu, dirinya memastikan komposisi pemain bakal berbeda dengan era pendahulunya, Gerald Vananburg.

"Kami memang masih kesulitan mencetak gol, selain saat melawan Makau dan Brunei. Namun, tim ini berbeda dengan tim sebelumnya yang tampil di AFF dan kualifikasi AFC. Pertandingan kualifikasi sebelumnya tidak bisa menjadi ukuran,” jelas Sjafri sebagaimana dikutip dari Jawa Pos.

Tentu, penampilan kali ini juga jadi peringatan bagi anak-anak asuhnya jika ingin dapat berdaya di Thailand bulan depan. “Ada banyak hal yang harus diperbaiki menuju SEA Games nanti. Kualitas lawan di SEA Games juga tidak sama dengan lawan malam ini, jadi tidak bisa langsung dibandingkan,” tambah pelatih yang sudah lama melanglang buana di sepak bola nasional tersebut.

Karena uji coba kali ini plus Selasa depan (18/11) bakal jadi uji coba terakhir sebelum berangkat ke Thailand, Sjafri mengatakan kurang lebih susunan akhir skuad Garuda Muda yang akan diboyong bakal dicerminkan dalam susunan starter skuad saat ini dan pada Selasa. Namun pihak Timnas juga masih mengusahakan untuk memulangkan para pemain yang masih berada di luar negeri, misal Marselino Ferdinan yang belum dapat dilepas AS Trencin.

"Kalau ditanya persentase dari pemain yang main tadi, itu hampir dibilang 80-90 persen saya pikir mereka akan atau berhak untuk menjadi skuad.  Yang paling penting adalah menetapkan pemain-pemain terbaik dari 30 nama yang ada, termasuk berharap pemain abroad bisa bergabung untuk SEA Games," tambahnya.

Sebagaimana telah disebutkan, skuad Indonesia bakal berhadapan dengan Mali sekali lagi pada Selasa malam, juga bertempat di Stadion Pakansari. Sementara itu, helatan cabor sepak bola di SEA Games 2025 akan dimulai pada 3 Desember mendatang. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Marselino Ferdinan #indonesia #timnas u-23 #uji coba #SEA Games 2025 #indonesia u-23 #Timnas Indonesia #mali #timnas indonesia u-23 #sea games #Ivar Jenner #indra sjafri #kadek arel