RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tunggal putra muda Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah (akrab disapa Ubed), menunjukkan mentalitas baja di babak kualifikasi Kumamoto Masters 2025 Super 500, Selasa (11/11/2025). Tampil dari babak kualifikasi, Ubed dipaksa bekerja ekstra keras untuk mengamankan tiket ke babak utama (32 besar).
Bertanding di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Ubed menghadapi perlawanan sengit wakil tuan rumah, Koo Takahashi.
Duel berlangsung sangat alot. Setelah merebut gim pertama 21-18, Ubed kehilangan momentum di gim kedua dan takluk 13-21. Di gim penentuan, Ubed harus mengerahkan segalanya sebelum akhirnya mengunci kemenangan 21-17 dalam pertarungan maraton berdurasi 1 jam 17 menit.
Tantangan Babak 32 Besar: Misi Balas Dendam
Kemenangan ini memastikan Ubed menyusul Alwi Farhan (unggulan kedelapan) ke babak utama. Alwi sendiri akan menghadapi wakil Jepang, Takuma Obayashi pukul 19.00 WIB pada Rabu (12/11/2025).
Sementara itu, Ubed akan langsung dihadapkan pada laga berat melawan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul. Ini adalah laga yang sarat akan misi balas dendam.
Dari catatan head-to-head (H2H), Ubed pernah takluk di pertemuan satu-satunya melawan Teeraratsakul. Momen itu terjadi di babak 32 besar Thailand International Challenge 2024, di mana Ubed kalah telak dua gim langsung, 21-8 dan 21-17.
Namun, ada beberapa faktor yang membuat laga ini berpotensi berbeda:
-
Momentum Ubed: Performa Ubed sedang menanjak. Ia baru saja sukses menembus perempat final di Korea Masters 2025 Super 300 pekan lalu.
-
Peringkat Rapat: Meskipun Ubed kalah H2H, peringkat BWF keduanya tidak terpaut jauh. Ubed saat ini menempati ranking 59 dunia, sementara Teeraratsakul berada di peringkat 42.
Analisis Bagan: Ujian Sesungguhnya Lawan Sang Veteran Chou Tien Chen
Jika Ubed berhasil membalaskan dendamnya atas Teeraratsakul, ujian sesungguhnya baru akan dimulai di babak 16 besar.
Berdasarkan bagan undian (drawing), pemenang laga ini berpotensi besar bertemu dengan salah satu pemain paling senior dan berbahaya di sirkuit: Chou Tien Chen dari Taiwan.
Chou Tien Chen (kelahiran 1990) diprediksi tidak akan kesulitan melewati babak 32 besar. Ia akan menghadapi rekan senegaranya, Su Li Yang, yang pernah ia kalahkan di Malaysia Open 2025.
Jika skenario ini terwujud, ini akan menjadi duel beda generasi yang krusial bagi Ubed (kelahiran 2007). Melawan Chou Tien Chen akan menjadi pembelajaran mental dan taktik yang sangat mahal.
Chou adalah veteran dengan segudang pengalaman, termasuk medali perak Asian Games 2018 dan koleksi belasan gelar BWF World Tour, mulai dari Indonesia Open 2019 hingga yang terbaru, Arctic Open 2025. Ini adalah kesempatan emas bagi Ubed untuk mengukur levelnya melawan salah satu pemain top dunia. (bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko