RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Meski tersungkur dan gagal finish pada sesi Sprint pada Sabtu (13/9), Marc Marquez masih mengamankan banyak bekal menuju gelar juara dunia lewat kemenangannya pada gelaran balap utama MotoGP seri GP San Marino pada Minggu (14/9). Selain hanya tersisa satu penantang lagi, yakni Alex Marquez yang juga adiknya sendiri, selisih poin klasemen sementara juga sangat cukup untuk memastikan gelar juara lebih cepat.
Di awal lomba, Marco Bezzecchi yang juga memenangkan sesi Sprint melesat lebih dulu di depan Marc dan Alex. Sementara itu belum setengah lap Johann Zarco dan Joan Mir sudah harus berkemas-kemas setelah saling bersenggolan hingga jatuh, sementara Augusto Fernandez dan Alex Rins ketahuan mencuri start dan dijatuhi penalti.
Awal lomba berjalan ketat meskipun juga tergolong damai tenteram, dengan Marco dan Marc butuh tujuh lap untuk mulai melepaskan diri dari rombongan. Sementara itu Pedro Acosta yang biasa nongkrong di belakang mereka kali ini harus parkir lebih awal karena tak disangka, rantai motornya putus di tengah jalan.
Kemudian giliran rekan setim Marc, Francesco Bagnaia yang sudah harus mengubur kesempatannya menantang Marc jadi juara dunia. Tidak hanya Pecco kembali mengantri di papan tengah, kali ini giliran pembalap tuan rumah tersebut yang jatuh dari motor Ducati merahnya.
Saking sulitnya Bezzecchi mencoba lari dari kejaran Marc, pada lap 12 pembalap Aprilia tersebut tiba-tiba bablas dan dengan mudah menyerahkan pimpinan lomba pada Marc. Namun tidak butuh waktu lama bagi pembalap didikan VR46 Academy tersebut untuk kembali membuntuti Ducati merah milik Marc.
Dengan tidak ada lagi yang menghalangi mereka berdua, Marc dan Marco saling kejar dan barter fastest lap untuk tarik ulur jarak satu sama lain. Namun pada akhirnya Marc yang dapat memenangkan duel tersebut, dengan jarak hanya setengah detik dari Bezzecchi.
Sementara itu Alex Marquez dapat finish ketiga dengan damai tanpa perlawanan. Kemudian duo Pertamina VR46, Franco Morbidelli dan Fabio DiGiannantonio melengkapi 5 besar untuk menghibur publik tuan rumah.
Tidak hanya mencatatkan kemenangan nomor 99 dalam karirnya di MotoGP, Marc Marquez hanya perlu finish di depan adiknya sendiri baik di Sprint maupun balapan utama untuk mengamankan gelar juara dunia tahun ini di seri Jepang, yang digelar di Mobility Resort Motegi.
Namun syarat detilnya agak berat. Meskipun menang di Sprint, Marc tidak dapat merayakan gelar juara di hari Sabtu. Selanjutnya pada balap utama pada hari Minggu, Marc harus unggul setidaknya tiga poin dari adiknya sendiri, yang dapat diperoleh minimal jika kakak-beradik tersebut dapat finish 1-2 lagi atau selama Alex berada di dua posisi belakang Marc jika keduanya terlempar dari 5 besar. (edo)
Hasil MotoGP San Marino 2025
- Marc Marquez (Ducati Lenovo)
- Marco Bezzecchi (Aprilia Racing)
- Alex Marquez (BK8 Gresini Ducati)
- Franco Morbidelli (Pertamina VR46 Ducati)
- Fabio DiGiannantonio (Pertamina VR46 Ducati)
- Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Ducati)
- Luca Marini (Honda HRC Castrol)
- Fabio Quarttararo (Monster Energy Yamaha)
- Miguel Oliviera (Pramac Yamaha)
- Brad Binder (Red Bull KTM)