RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dengan berakhirnya Kongres PSSI 2025 pada Rabu malam (4/6), Liga 2 2025/2026 mengalami perubahan cukup signifikan sebelum musim dimulai. Menyusul Tornado FC yang berpindah markas dari Pekanbaru ke Kendal, tiga klub peserta turut berganti identitas dan markas.
Mengkonfirmasi rumor yang beredar luas beberapa minggu terakhir, Persikas Subang akhirnya resmi diakuisisi dan berubah nama menjadi Sumsel United. Klub milik Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang tersebut juga resmi bermarkas di Palembang, sekota dengan Sriwijaya FC.
Sesama klub Jawa Barat, PSKC Cimahi turut diakuisisi oleh akademi sepak bola milik Presiden RI Prabowo Subianto, Garudayaksa FC. Namun ada kemungkinan klub milik presiden tersebut tetap akan bermarkas di Cimahi.
Berbalik nasib dengan para klub Jawa Barat, Sumut United meninggalkan Tanah Karo menuju Tanah Sunda. Klub milik anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga tersebut kini menjadi pondasi dasar kebangkitan Persikad Depok.
Di samping perubahan nama klub, satu klub peserta turut berpindah markas untuk musim depan. Setelah setahun pindah markas ke Solo saat menjalani debut Liga 2 musim lalu, Adhyaksa FC memutuskan kembali pulang ke Banten, dengan rencana bermarkas di Banten International Stadium, Serang.
Selebihnya, jumlah klub yang akan berpartisipasi di Liga 2 musim depan tetap berjumlah 20 klub. Kemungkinan besar pembagian wilayah klub juga tidak banyak berubah. (edo)
Daftar Peserta Liga 2 2025/2026 (per 4 Juni 2025)
(NB: Dalam kurung menunjukkan kota/kabupaten asal, jika tidak ada dalam nama klub)
- Persikad Depok
- Tornado FC Kendal
- Persiba Balikpapan
- PSIS Semarang
- Barito Putera (Banjarmasin)
- PSS Sleman
- Persiraja Banda Aceh
- PSMS Medan
- PSPS Pekanbaru
- Sriwijaya FC (Palembang)
- Bekasi City
- Garudayaksa FC (Cimahi)
- Adhyaksa FC (Serang)
- Persiku Kudus
- Persekat Tegal
- Persela Lamongan
- Deltras FC (Sidoarjo)
- Sumsel United (Palembang)
- Persipal Palu
- Persipura Jayapura