RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Eduardo Perez Moran resmi diumumkan sebagai pelatih baru Persebaya Surabaya pada Selasa (3/6). Pelatih asal Spanyol tersebut menggantikan Paul Munster, yang resmi didepak pada akhir musim 2024/2025 lalu.
Coach Edu sendiri bukan nama asing bagi publik sepak bola Indonesia, namun lama tidak bersua. Terakhir kali berkecimpung di Indonesia, Eduardo menjabat pelatih kepala PSS Sleman pada 2020. Namun pandemi Covid-19 membatalkan gelaran liga, sehingga masa kerjanya berakhir lebih awal.
Karir Eduardo lebih banyak dihabiskan sebagai asisten pelatih dan pelatih kelompok umur, termasuk di Indonesia. Sebelum berada di PSS Sleman, ia pernah menjadi asisten pelatih Persija Jakarta, serta pelatih kiper Timnas Indonesia U-23.
Dengan ditunjuknya Eduardo sebagai pelatih baru Persebaya, otomatis nama baru juga bermunculan di jajaran staf kepelatihan yang ia pimpin. Hanya legenda Persebaya, Uston Nawawi yang bertahan sebagai asisten pelatih dan jembatan komunikasi antara Coach Edu dan pemain lokal.
Selain Uston, Coach Edu bakal didampingi oleh pelatih fisik, yakni Shin Sang-gyu. Publik sepak bola juga akrab dengan pelatih asal Korea Selatan tersebut, berhubung ia merupakan warisan dari staf kepelatihan Timnas Indonesia.
Shin sebelumnya juga menjadi pelatih fisik dalam staf kepelatihan Shin Tae-Yong (STY) di Timnas Indonesia. DI luar tugasnya sebagai pelatih, Shin Sang-gyu juga merupakan salah satu penerjemah untuk STY, di samping penerjemah ofisial, Jeong Seok-seo alias Jeje.
Akhirnya, satu kursi pendamping ekstra Coach Edu dihuni oleh Felipe Americo, pelatih kiper asal Brazil. Menariknya, selain telah lama berkecimpung di jagad sepak bola Indonesia, Felipe pernah menjabat posisi serupa di klub rival kental Bajul Ijo, yakni Arema FC.
Setelah hengkang dari Arema, Felipe singgah di Tangerang sebagai pelatih kiper RANS Nusantara (sebelum pindah ke Pasuruan) dan Persita Tangerang. Dengan bergabungnya Felipe ke Persebaya, akhirnya dia dapat kembali berkarir di Jawa Timur.
Persebaya mengklaim Coach Edu dkk telah tancap gas meramu rangka tim jelang Liga 1 2025/2026. "Tim pelatih sudah intens mengevaluasi dan menyusun skuad sejak beberapa pekan lalu. Pekan ini, tim pelatih sudah di Surabaya dan mulai menyusun program untuk menyambut musim depan. Mereka akan didukung departemen analis maupun departemen medis yang mumpuni," bunyi rilis resmi Bajul Ijo. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana