BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro memulai pemusatan latihan kabupatan (puslatkab).
Sebanyak 340 atlet masuk puslatkab hasil seleksi dari 500 atlet pemusatan latihan cabang (puslatcab). Progres puslatkab bakal dilihat dan dievaluasi sesuai dengan target ditentukan.
Sebelum puslatkab digelar, KONI telah mengumpulkan pelatih cabang olahraga (cabor) untuk diberikan penjelasan terkait puslatkab dan pelaksanaan porprov, yang rencananya digelar awal Juli. Termasuk memenuhi target fisik yang ditentukan.
‘’Selanjutnya KONI akan mulai pemantauan ke cabor yang menggelar puslatkab,” ungkap Wakil Ketua KONI Bojonegoro Tonny Ade Irawan.
Tonny menjelaskan, tes fisik atlet puslatkab akan dilalukan akhir Februari. Tentu target tes fisik ditingkatkan dibandingkan pada tes puslatcab lalu.
‘’Tes fisik digelar setiap dua bulan sekali,” ujarnya.
Sekretaris Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Bojonegoro Anik Suci Lestari mengatakan, terdapat tiga atlet masuk dalam puslatkab. Terdiri dari sepatu roda kategori speed dan freestyle, juga skateboard.
Puslatkab ini latihan tetap dipegang pelatih dari masing-masing cabor. Namun KONI bakal memfasilitasi ketika cabor meminta tambahan latihan fisik.
Ketua Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Bojonegoro Kukuh Susetya mengatakan, telah menentukan 32 atlet bola tangan putra dan putri untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 mendatang.
‘’Kami sudah tentukan nama-nama yang akan berangkat porprov, jika ada perubahan paling satu dua atlet saja,” ungkapnya.
Ketua Indonesia Woodball Association (IWbA) Bojonegoro M. Dai mengatakan, terdapat dua atlet woodball putra dan putri yang masuk puslatkab. Sehingga total ada empat atlet woodball. Namun, diserahkan ke masing-masing cabor.
‘’Intensitas latihan di puslatkab lebih tinggih dibandingkan puslatcab,” ujarnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana