BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebanyak 15 cabang olahraga (cabor) belum menyetorkan nama-nama atlet yang masuk pemusatan latihan cabang (puslatcab) hingga Sabtu (2/11).
Padahal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro sudah menentukan batas akhir penyetoran pada 25 Oktober lalu.
Bahkan KONI Bojonegoro sudah mengirimkan surat peringatan agar cabor segera menyetor nama-nama atlet masuk puslatcab. Jika cabor tak segera menyetor sampai Selasa (5/11). Cabor akan disanksi tidak diikutkan pekan olahraga provinsi (porprov) tahun depan.
Wakil Ketua KONI Bojonegoro Tonny Ade Irawan mengatakan, sekitar 15 cabor yang belum menyetorkan nama atlet yang masuk dalam puslatcab. Dari total 37 cabor anggota KONI dan sembilan cabor calon anggota KONI.
Kriteria atlet yang masuk puslatcab sudah jelas. Mulai dari peraih medali porprov 2023, masuk ke enam besar kejuaran provinsi (kejurprov) atau kejuaran daerah (kejurda), termasuk atlet pemusatan latihan daerah (puslatda) maupun pemusatan latihan nasional (pelatnas) hingga hasil pekan olahragan kabupaten (porkab).
Menurut Tonny, KONI sudah meminta nama atlet masuk puslatcab sejak pertangahan Oktober lalu. Terlebih puslatcab bakal dimulai bulan ini. Namun masih terdapat cabor belum respons.
Menindaklanjuti hal tersebut, KONI sudah mengirimkan surat peringatan pada cabor belum menyetor. Jika hingga Selasa cabor belum mengirimkan nama-nama atlet masuk ke puslatcab, KONI menganggap cabor tidak serius dalam persiapan porprov. Bahkan bakal tidak disertakan dalam porprov 2024 karena tak melalukan perisapan.
‘’Kamis sudah kirim surat peringatan ke cabor yang belum kirim,” ungkapnya.
Sekretaris Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Bojonegoro Anik Suci Lestari mengatakan, sudah menyetorkan nama-nama atlet masuk ke puslatcab. Walau disetor melewati batas akhir pada 25 Oktober lalu.
Anik mengirimkan tiga nama atlet dari tiga nomor olahraga berbeda. Masing-masing satu dari sepatu roda speed, sepatu roda freestyle, dan skateboard.
‘’Kami memilih atlet yang paling mumpuni untuk masuk puslacab, sehingga waktu penyertoran melebihi waktu ditentukan,” ungkapnya.
Ketua Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Bojonegoro Kukuh Susetya mengatakan belum menyertorkan nama-nama atlet yang masuk dalam puslatcab. Walau sebenarnya sudah menentukan atlet yang berhak mengikuti tahap awal persiapan untuk porprov tersebut.
‘’Ada 32 atlet masuk puslatcab yang dimulai bulan ini. Terdiri dari 16 atlet putra dan 16 atlet putri. Namun tetap disiapkan tim cadangan karena ada sistem promosi degradasi selama pusltatcab.” ungkapnya.
Kukuh mengaku belum menyetor nama-nama atlet karena banyak kegiatan yang dilakukan. Sehingga belum sempat mengirimkan data atlet puslatcab ke KONI. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana