Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Update Kualifikasi Piala Dunia 2026: Philippe Trousier Dipecat Dari Kursi Pelatih Vietnam, Mai Duc Chung Jadi Karteker

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 29 Maret 2024 | 03:23 WIB
Philippe Troussier resmi meninggalkan kursi kepelatihan Vietnam senior dan U-23. Posisinya digantikan oleh Mai Duc Chung untuk senior dan Hoang Anh Tuan untuk U-23. (Dok. AFC)
Philippe Troussier resmi meninggalkan kursi kepelatihan Vietnam senior dan U-23. Posisinya digantikan oleh Mai Duc Chung untuk senior dan Hoang Anh Tuan untuk U-23. (Dok. AFC)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pelatih tim nasional (timnas) Vietnam, Philippe Trousier terpaksa menelan pil pahit usai ditaklukkan Indonesia 1-0 di Gelora Bung Karno (21/3) dan 3-0 di My Dinh Stadium (26/3). Hanya sejam setelah kekalahan di kandang sendiri, Troussier resmi diberhentikan oleh asosiasi sepak bola Vietnam (LDBDVN, VFF dalam bahasa Inggris).

Dalam statemen resmi LDBDVN, pihak asosiasi dan Troussier langsung melakukan rapat dadakan pasca kekalahan di My Dinh. “Dalam rapat tersebut, LDBDVN dan Philippe Troussier sepakat untuk menghentikan kontrak kepelatihan pada 26 Maret 2024,” bunyi statemen tersebut.

“Philippe mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pemain, tim,asosiasi serta suporter. Beliau juga meminta maaf tidak dapat memenuhi harapan suporter timnas. Kami berharap Philippe dan keluarga tetap sehat selalu,” lanjut statemen resmi LDBDVN.

Troussier sendiri baru genap setahun melatih timnas Vietnam senior dan Vietnam U-23 sejak Februari 2023. Kontrak Troussier sedianya berlangsung hingga Juli 2026 mendatang. Dengan pemecatannya, pelatih yang pernah membawa timnas Jepang menembus 16 besar Piala Dunia 2002 tersebut menerima pesangon sebesar USD 150.000, atau sekitar Rp 2,3 miliar.

Jelang laga di My Dinh, banyak suporter Vietnam yang hilang kepercayaan terhadap Troussier setelah ditaklukkan di Gelora Bung Karno. Bahkan banner berbunyi “Troussier Out” bergantung di tribun My Dinh Stadium.

Usai pemecatan Troussier, LDBDVN langsung tancap gas berbenah. Wakil Presiden LDBDVN, Tran Anh Tu menyebutkan, fokus pergantian pelatih saat ini berfokus pada mengisi kursi pelatih Vietnam U-23 yang akan segera bertanding di Asian Cup U23 pada April mendatang.

“Untuk pelatih senior, kami akan mencari pelatih baru dalam jangka waktu dua bulan. Kemungkinan kami akan mengangkat pelatih baru pada periode FIFA Matchday pada Juni nanti, namun kami juga dapat mengangkat pelatih interim,” kata Tran Anh Tu dalam statemen resmi LDBDVN.

Saat ini, Mai Duc Chung diangkat sebagai pelatih karteker oleh LDBDVN. Sebelumnya, Mai Duc Chung melatih timnas senior wanita Vietnam hingga 2023 lalu sebelum menyatakan pensiun. Mai juga pernah mengisi kursi pelatih interim timnas senior Vietnam pada 2017 lalu sebelum diisi oleh pendahulu Philippe Troussier, Park Hang-Seo.

Sementara itu, kursi pelatih Vietnam U-23 langsung diisi oleh Hoang Anh Tuan hari  ini (28/3). Selain menjabat sebagai pelatih timnas Vietnam U-20 saat ini, Hoang juga berpengalaman melatih timnas Vietnam U-23, terakhir kali merebut gelar juara AFF Cup U-23 dari timnas Indonesia U-23 sebelum digantikan oleh Troussier.

Tran Anh Tu menegaskan, selain kualitas, kualifikasi, dan reputasi profesional, kandidat pengganti Troussier juga wajib memiliki pemahaman tentang budaya sepak bola Vietnam. “Setidaknya, kandidat memiliki rasa ingin tahu tentang budaya sepak bola Vietnam, serta dapat menerima perbedaan,” ujar  Tran Anh Tu.

Mai Duc Chung akan menjalani tugas pertama sebagai pelatih karteker pada 6 April mendatang, melawan Filipina di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Di saat bersamaan, Indonesia akan menjamu Irak di Gelora Bung Karno. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#indonesia #Pelatih #timnas #piala dunia #vietnam