SEMANGAT, kemandirian, dan keberanian mengambil peluang, bisa membawanya melangkah lebih jauh sejak muda. Setidaknya, hal itu yang dirasakan Shania Salsa Bella, perempuan asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro Kota.
Bahkan, di tengah rutinitasnya kuliah di STIE Cendekia Bojonegoro, sudah memulai bisnis affiliate sejak duduk di semester 3. “Meskipun capek, aku sadar kalau terus menuruti rasa lelah, kita tidak akan pernah maju. Kita hanya akan stuck di tempat,” ungkapnya Shania, sapaannya.
Keputusan ini bukan tanpa pertimbangan. Shania menyadari bahwa di era sekarang, gelar sarjana saja belum tentu menjamin kemudahan dalam mendapatkan pekerjaan. “Tak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga membangun fondasi bisnis sedari dini,” imbuhnya.
Di tengah perjalanan bisnis dan aktivitas kuliahnya, Shania sempat mengalami kecelakaan, hingga menyebabkan patah tulang di kakinya. Namun, kejadian itu tak membuatnya menyerah.
“Justru dari situ aku makin semangat untuk grow, berkembang, dan terus berproses demi mewujudkan impianku,” tambahnya.
Tak hanya itu, Shania juga memiliki hobi berolahraga dan traveling, yang menjadi cara baginya untuk menjaga kesehatan mental dan fisik. “Aku belajar untuk selalu punya self-growth mindset, menjadi versi terbaik diriku sendiri, dan membangun personal branding sejak dini. Itu semua akan sangat bermanfaat untuk masa depanku,” tuturnya. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana