Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deviden PT BPE Baru Capai Rp 800 Juta, DPRD Blora Anggap Wajar

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
SUMUR MINYAK TUA: Salah satu sumur minyak tua di Lapangan Ledok yang dikelola oleh PT BPE bersama dengan PPMSTL. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
SUMUR MINYAK TUA: Salah satu sumur minyak tua di Lapangan Ledok yang dikelola oleh PT BPE bersama dengan PPMSTL. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – DPRD Blora menilai pembagian deviden PT Blora Patra Energi (BPE) kepada Pemkab Blora pada 2025 yang hanya sekitar Rp 800 juta masih tergolong wajar. Sebab, penyertaan modal untuk BUMD milik daerah tersebut dinilai masih minim.

Ketua Komisi B DPRD Blora Jayadi mengatakan, hingga kini PT BPE baru menerima penyertaan modal sekitar Rp 1 miliar dari Pemkab Blora. Dana itu dicairkan dua tahap masing-masing Rp 500 juta.

Advertisement

“Penyertaan modal yang diterima BPE baru dua kali. Jadi totalnya baru Rp 1 miliar,” ujarnya usai rapat tertutup bersama manajemen PT BPE.

Menurut dia, keterbatasan modal membuat kemampuan usaha dan pendapatan perusahaan belum maksimal. Karena itu, DPRD memanggil manajemen PT BPE untuk mengevaluasi sekaligus mendorong peningkatan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Advertisement

“Pendapatannya masih kurang. Harapannya nanti bisa meningkatkan PAD,” katanya.

Komisi B juga membuka peluang adanya tambahan penyertaan modal bagi PT BPE. Dengan tambahan modal, perusahaan diharapkan bisa bekerja lebih efektif sehingga omzet dan keuntungan meningkat.

“Tadi juga ada bagian perekonomian. Kalau ada tambahan belanja modal, diharapkan hasilnya bisa lebih baik,” jelasnya.

Meski demikian, DPRD belum mengetahui secara detail kebutuhan tambahan modal tersebut. Sebab, PT BPE disebut belum menyampaikan rincian kebutuhan operasional maupun rencana pengembangan usaha.

“Sekarang belum muncul angkanya, jadi kami juga belum tahu kebutuhannya apa saja,” ucap Jayadi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Aset BPR BKK Blora Tembus Rp 540 Miliar, Dirut Targetkan Kenaikan Rp 20 Miliar di Akhir Tahun

Aset BPR BKK Blora Tembus Rp 540 Miliar, Dirut Targetkan Kenaikan Rp 20 Miliar di Akhir Tahun

Di tengah rencana konsolidasi Bank Perekonomian Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) se-Jawa Tengah menjadi bank syariah, kondisi keuangan BPR BKK Blora disebut masih solid. Hingga April 2026, asset perusahaan daerah

Perhutani KPH Blora Tunggu Lampu Hijau Pusat Untuk Pembukaan Lahan KDKMP

Perhutani KPH Blora Tunggu Lampu Hijau Pusat Untuk Pembukaan Lahan KDKMP

Selain kawasan hutan, Perhutani juga menyiapkan dua titik tanah perusahaan atau tanah DK. Masing-masing berada di Desa Wonosemi dan Ngapus. Berbeda dengan kawasan hutan, pemanfaatan tanah perusahaan dilakukan melalui mek

PT BPE Bidik Potensi CNG dari Sumur Dara Jingga

PT BPE Bidik Potensi CNG dari Sumur Dara Jingga

BUMD Blora Patra Energi (BPE) membidik potensi sumur eksplorasi Dara Jingga di Cepu sebagai sumber pendapatan baru daerah. Skema pengelolaan gas menjadi compressed natural gas (CNG) dinilai prospektif untuk memperkuat PA

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer