Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Panas Menjelang Puncak Ibadah Haji, CJH Diminta Jaga Kesehatan Fisik

D
Penulis: Dewi Safitri❯
JAGA KESEHATAN: CJH diminta jaga kesehatan menjelang puncak ibadah haji, karena cuaca melebihi 40 derajat celsius. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
JAGA KESEHATAN: CJH diminta jaga kesehatan menjelang puncak ibadah haji, karena cuaca melebihi 40 derajat celsius. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Calon jemaah haji (CJH) asal Bojonegoro mulai menjalani masa persiapan menuju puncak ibadah haji setelah menuntaskan umrah wajib di Kota Makkah.  Di antaranya, menjalankan ibadah harian hingga menjaga kesehatan fisik.

Amirul Hajj Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Masyarakat Madani, Sholikin Jamik menyampaikan, kegiatan yang dilakukan jemaah saat ini adalah menjalankan sholat 5 waktu di Masjidil Haram. Dimana dipercaya, memiliki pahala 100 ribu kali lipat dibanding sholat di Tanah Air.

Advertisement

Namun, juga perlu penyikapan, melihat jarak yang cukup jauh dan cuaca panas. Maka, disarankan para jemaah menjalankan ibadah di Masjid hotel masing-masing. Untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima menghadapi rangkaian ibadah pada 7–13 dzulhijjah mendatang.

"Ini perlu disikapi karena cuaca sangat panas, jarak relatif jauh, dan kendaraan berjubel," ujarnya.

Advertisement

Sholikin menjelaskan, para ulama juga membolehkan jemaah salat di masjid hotel selama masih berada di tanah suci.

“Selama masih di masjid tanah suci, pahalanya sama. Yang penting kesehatan jemaah tetap terjaga,” katanya.

Dia menambahkan, menjaga fisik jauh lebih penting dibanding memaksakan diri mengejar ibadah sunnah yang berisiko menguras tenaga. Sebab, seluruh jemaah masih harus menghadapi rangkaian ibadah utama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Kita siapkan tenaga untuk musim haji nanti. Jangan sampai kelelahan sebelum puncaknya,” tegasnya. (ewi/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jemaah Haji Bojonegoro Mulai Geser ke Makkah Menunaikan Haji Tamattu

Jemaah Haji Bojonegoro Mulai Geser ke Makkah Menunaikan Haji Tamattu

Amirul Hajj Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Masyarakat Madani Sholikin Jamik menyampaikan, seluruh jemaah haji Bojonegoro menjalankan haji tamattu.

Jemaah Haji Bojonegoro Selesaikan Ibadah di Madinah, Bersiap ke Mekkah

Jemaah Haji Bojonegoro Selesaikan Ibadah di Madinah, Bersiap ke Mekkah

Jemaah haji asal Bojonegoro dijadwalkan mulai bergerak dari Madinah menuju Mekkah pada 10 hingga 11 Mei. Setelah menjalani rangkaian ibadah selama sekitar delapan hingga sembilan hari di Kota Nabi.

Beberapa Jemaah Haji Lansia Asal Bojonegoro Alami Demensia, Ingin Pergi ke Sawah hingga Memberi Makan Ternak

Beberapa Jemaah Haji Lansia Asal Bojonegoro Alami Demensia, Ingin Pergi ke Sawah hingga Memberi Makan Ternak

Hingga kini tidak ada jamaah haji Bojonegoro yang sakit dan masuk ke rumah sakit. Namun ada beberapa jamaah haji lansia yang mengalami demensia. Jamaah haji tersebut bingung dan berkeluruyan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer