BANYAK Hobi yang bisa dijadikan sumber ekonomi. Seperti Itsna Faridatur Rahma ini. Punya hobi membuat kerajinan tangan bisa meraup keuntungan.
Produksi buket dan hampers yang memiliki nilai seni sekaligus ekonomi. Yang saat ini banyak diminati. Untuk acara ulang tahun, wisuda, hingga acara tertentu seperti Idul Fitri. Hal ini ia coba lakukan sejak duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). ‘’Karena buket dan hampers akan banyak terjual saat acara tertentu,” ucap Farida sapaan akrabnya.
Sehingga, sebelum menjadi buket dan hampers juga berjualan baju, kosmetik, sampai hijab. Ketika ada pesanan tinggal buat. Sisi lainnya, tetap bisa raup keuntungan saat tak dapat pesanan. ‘’Jadi, waktu ngga ada pesanan buket jualan barang-barang itu secara langsung. Bisa tetap mendapat penghasilan,” tuturnya.
Menurut perempuan asal Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu itu, dalam merintis usaha penuh lika-liku. Dari menemui berbagai tantangan, saat sukses, sampai sulit. Seperti kehabisan modal, barang tidak laku, hingga mendapati pelanggan local. ‘’Pernah ada juga saat modal pas-pasan dan pelanggan kabur,” ungkap dia.
Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) itu mengatakan, tidak hanya fokus buka bisnis dan kuliah. Tapi, juga aktif mengajar di Taman Pendidikan Alquran (TPQ) dan pramuka. Bahkan, juga menjadi guru mata pelajaran (mapel) dan wali kelas salah satu madrasah ibtidaiyah (MI). (wan/yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana