Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jumlah Siswa Minim, 30 SD Negeri di Blora Rencana Bakal Dimerger

Achmad Syaeroyzi • Senin, 19 Januari 2026 | 20:26 WIB
BAKAL DIGABUNG: Para siswa SDN 1 Patalan sedang asyik bermain. Minimnya jumlah siswa membuat sekolah tersebut rencananya dimerger dengan SDN 2 Patalan.
BAKAL DIGABUNG: Para siswa SDN 1 Patalan sedang asyik bermain. Minimnya jumlah siswa membuat sekolah tersebut rencananya dimerger dengan SDN 2 Patalan.


RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tak mendapatkan siswa baru membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Blora berencana melakukan merger SDN 1 Patalan, Kecamatan Blora dengan SDN 2 Patalan.

Para guru dan orang tua siswa di sekolah tersebut legawa dan menerima atas rencana tersebut.

Kepala SDN 1 Patalan Dhian Mayasari menyampaikan, Disdik Blora telah melakukan visitasi ke sekolah.

"Rencananya dari dinas, kami diregrouping (dimerger) dengan SDN Patalan 2," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pada tahun ajaran baru Tahun 2025-2026 lalu tak mendapatkan siswa kelas satu.

Selain itu, jumlah keseluruhan siswa hanya tiga puluh. Itu menjadi faktor penggabungan sekolah tersebut.

"Rasio guru dan murid gak normal, satu banding tiga. Jumlah guru aparatur sipil negara (ASN) ada sepuluh. Kemudian tahun ajaran kelas satu gak dapat murid," bebernya.

Dhian memastikan, orang tua siswa sudah diberi tahu terkait rencana merger tersebut.

Yakni saat visitasi beberapa waktu lalu dari Disdik Blora, wali murid juga ikut diundang.

"Waktu rapat bersama dinas sudah disampaikan. Gak ada kendala, orang tua siswa menerima," tambahnya.

Nantinya para guru juga akan mengikuti kebijakan tersebut. Terdapat juga peluang skema, para guru di sekolah tersebut dipindah ke sekolah lain yang membutuhkan.

Baca Juga: Tiga SMP Satap Blora Tidak Penuhi Rombel, Disdik Bakal Lakukan Regrouping

"Kami masih menunggu informasi lebih lanjut. Dinas yang akan mengatur, menentukan guru-guru nanti dipindah ke mana," jelasnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Blora Nuril Huda mengatakan, pihaknya telah turun ke lapangan melakukan visitasi dan evaluasi kepada puluhan sekolah negeri yang tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Blora yang berpotensi diregrouping.

"Jumlahnya ada sekitar 30 SD Negeri," paparnya. Beberapa di antaranya sekolah di wilayah Kecamatan Blora Kota. Seperti SDN 2 Tegalgunung, SDN 2 Kamolan, dan SDN 1 Patalan.

Kemudian ada juga sekolah-sekolah seperti di wilayah Kecamatan Randublatung, Kunduran, Sambong, Jepon, Jiken, Todanan, Banjarejo, Jati, Cepu, hingga Ngawen.

"Perlu digarisbawahi, ini masih wacana, belum final, masih dikaji dan dirapatkan terlebih dahulu. Sehingga, kemungkinan yang lain masih bisa terjadi, artinya tidak jadi diregrouping," tambahnya. (ozi/ind)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Guru #wacana #merger #rencana #asn #Dinas Pendidikan #Siswa #regrouping #penggabungan