Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Disperinaker Bojonegoro Fasilitasi Pelatihan

M. Irvan Romadhon • Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:57 WIB
CALON TENAGA KERJA: Tingginya angka pengangguran masih menjadi PR Pemkab Bojonegoro. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
CALON TENAGA KERJA: Tingginya angka pengangguran masih menjadi PR Pemkab Bojonegoro. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro membenarkan batas usia menjadi salah satu kendala penyerapan tenaga kerja. Selain itu,  masih terdapat banyak tantangan dalam penyerapan tenaga.

Namun disperinaker mengklaim telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Bojonegoro. Mulai pelatihan kompetensi hingga layanan konsultasi.

Baca Juga: Pencaker Keluhkan Syarat Batas Usia, Perekrutan Naker Rerata Maksimal Usia 30 Tahun

Kepala Disperinaker Bojonegoro Mahmudi mengatakan terdapat beberapa untuk kesulitan mengisi lowongan kerja. Antara lain usia rata-rata yang dibutuhkan maksimal 27 tahun, jenis pekerjaaan tidak sesuai minat pencari kerja, hingga kualifikasi calon tenaga kerja tidak sesuai dengan harapan perusahaan.

Selain itu, informasi lowongan pekerjaan masih terbatas, minimnya pengalaman kerja, pekerjaan di luar kota tidak diminati pencari kerj, kurangnya soft skill pencari kerja, rendahnya kesiapan pencari kerja, maupun persaingan yang tinggi.

Mental pencari kerja belum siap menghadapi tantangan kerja," jelasnya.

Baca Juga: Intan Diini Maulida: Bermimpi Punya Usaha Sendiri

Mahmudi menjelaskan, dari Januari - Mei 2026 tercatat sebanyak 6.351 orang lowongan kerja tersedia. Dari loker tersebut sudah diterima kerja sebanyak 474 Orang dan sisanya masih berproses terus.

Tes wawancara, dan lain lain," ujarnya.
Menurut Mahmudi pada 2025 disperinaker telah melaksanakan pelatihan sertifikasi kompetensi pada  dengan jumlah peserta 420 orang. 239 orang diantaranya telah mendapatkan penempatan kerja.

Baca Juga: Pasang Surut Usaha Makanan dan Minuman: Ekonomi Tak Menentu, Pengusaha Andalkan Strategi Bertahan

Selain itu, disperinaker telah melakukan berbagai untuk mengurangi pengangguran. Seperti membuka layanan call WhatsApp konsultasi solusi kerja, membuat group WhatsApp solusi kerja yang saat ini sudah 730 orang anggota hingga memasang informasi lowongan dan pelatihan kerja di 5 warung kopi di dalam wilayah Kota Bojonegoro.

Juga pelatihan berbasis kompetensi, penguatan soft skill pencari kerja, maupun diskusi online di Malowopati FM,'' jelasnya. (irv/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#Pelatihan #bojonegoro #pencaker #Disperinaker