Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KPPN Sorot Anggaran Mengendap

D
Penulis: Dewi Safitri❯
Gedung Pemkab Bojonegoro. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)
Gedung Pemkab Bojonegoro. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro menilai tingginya sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) tidak sekadar menunjukan adanya sisa anggaran di kas daerah. 

Namun, di balik angka yang besar, terdapat potensi program pembangunan yang belum terealisasi. Juga, perputaran uang di masyarakat yang tidak berjalan optimal.

Advertisement

Menurut Kepala KPPN Bojonegoro, Teguh Ratno Sukarno, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) merupakan anggaran yang sudah disahkan untuk dilaksanakan, dananya telah tersedia.

Dengan masih banyaknya silpa, ada yang perlu diperhatikan. Pertama, perencanaan keuangan daerah sudah tepat dan dinas bisa merealisasikan belanja sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Kedua, realisasi rendah, apakah ada rencana yang tidak dapat dilaksanakan tepat pada waktunya.

Advertisement

‘’Sering alasan pemerintah daerah, adanya silpa tinggi karena penetapan APBD yang terlambat. Sehingga, dinas kekurangan waktu untuk realisasi belanja. Selain itu, karena adanya tambahan transfer ke daerah (TKD) di akhir tahun yang pasti menambah silpa,’’ terangnya.

Teguh sapaan akrabnya mengatakan, adanya silpa tinggi akan berdampak pada kegiatan yang sudah direncanakan di tahun tersebut, tidak dapat dilakukan atau tertunda pelaksanaannya. Selain itu, perencanaan dan putaran uang kurang berjalan dengan baik.

‘’Dampaknya yang pasti ada kegiatan yang sudah direncanakan tahun tersebut tidak dapat dilaksanakan atau tertunda, perencanaan kurang berjalan dengan baik, dan putaran uang di daerah tersebut juga kurang berjalan dengan baik,’’ pungkasnya. (ewi/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Bojonegoro Sorot Langganan Silpa APBD, Pemkab Beralasan Kenaikan Pendapatan dan Efisiensi

DPRD Bojonegoro Sorot Langganan Silpa APBD, Pemkab Beralasan Kenaikan Pendapatan dan Efisiensi

Pada realisasi APBD 2025, Silpa APBD Bojonegoro mencapai Rp 2,07 triliun. DPRD mendesak evaluasi program pemkab, dan menyusun rencana yang strategis.

Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Tertinggi di Kecamatan Bojonegoro Kota

Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Tertinggi di Kecamatan Bojonegoro Kota

Angka kekerasan terhadap anak menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini tak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mencari bantuan dan melapor.

81 Desa di Bojonegoro Kriris Air Bersih Belum Tersentuh Sumur Bor

81 Desa di Bojonegoro Kriris Air Bersih Belum Tersentuh Sumur Bor

Krisis air bersih tahun ini lebih parah, kemarau berkepanjangan hingga menyebabkan ratusan warga desa kesulitan air. Bahkan, sebanyak 81 desa belum mendapat intervensi dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti sumur bor.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer