Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Blora Belajar Tata Kelola Air Bersih ke Jombang

Rahul Oscarra Duta • Senin, 25 Mei 2026 | 09:20 WIB
KUNJUNGAN: Pemkab Blora melakukan kunjungan ke Instalasi Pengolahan Air Perumda Tirta Kencana Jombang. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
KUNJUNGAN: Pemkab Blora melakukan kunjungan ke Instalasi Pengolahan Air Perumda Tirta Kencana Jombang. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kembali melakukan studi referensi ke Perumda Tirta Kencana Jombang, Jumat (22/5). Kunjungan kedua tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola perusahaan daerah air minum guna meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan air bersih di Kabupaten Blora.

Wakil Bupati Blora Sri Setyorini mengatakan, kunjungan tersebut merupakan kelanjutan dari studi referensi yang sebelumnya dilakukan pada 23 April lalu. Menurutnya, Perumda Tirta Kencana dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena dinilai berhasil membangun sistem tata kelola perusahaan air minum yang sehat, inovatif, dan efisien.

"Berbagai terobosan dan penghargaan yang diraih menjadi bukti keberhasilan tata kelola yang ingin kami pelajari dan adopsi," ujarnya.

Budhe Rini, sapaan akrab Sri Setyorini, menilai tantangan pengelolaan air minum ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, penguatan manajemen perusahaan, peningkatan pelayanan pelanggan, hingga pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dinilai menjadi kebutuhan penting.

"Kami percaya sinergi antardaerah seperti ini penting untuk saling belajar demi meningkatkan kualitas pelayanan publik," tambahnya.

Baca Juga: SK Sudah Terbit, Dua Proyek Pendidikan di Blora Kembali Berlanjut

Sementara itu, Wakil Bupati Jombang Salmanuddin Yazid menjelaskan, Perumda Tirta Kencana memiliki sejumlah program yang terus dikembangkan untuk memperluas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Salah satunya adalah perluasan cakupan layanan di kawasan pondok pesantren, termasuk di Pondok Pesantren Tebuireng.

"Nanti Pemkab Blora juga bisa meniru cakupan layanan kami di Pondok Pesantren Tebuireng untuk diterapkan di pondok pesantren yang ada di Blora," katanya.

Menurut Salmanuddin, peningkatan kualitas layanan perusahaan daerah air minum menjadi salah satu fokus Pemkab Jombang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih setiap tahun.

Tak hanya membahas sektor air minum, ia juga membuka peluang kerja sama timbal balik antardaerah. Menurutnya, Jombang dapat belajar dari Blora terkait pengelolaan sampah.

"Saat ini sampah masyarakat yang dikelola Pemkab Jombang masih sekitar 50 persen," ujarnya. (hul/zim)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#studi referensi #pelayanan publik #jombang #Pemkab Blora #air minum