Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

223 Desa di Bojonegoro Belum Ajukan Pencairan DD

Y
Ilustrasi Dana Desa.
Ilustrasi Dana Desa.

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM -  Penyaluran Dana Desa (DD) tahap II di Bojonegoro masih berjalan. Hingga Jumat (24/7), baru 130 desa yang berhasil mencairkan anggaran, sementara 223 desa lainnya belum mengajukan pencairan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro Djoko Lukito mengatakan, progres penyaluran DD tahap II masih terus berlanjut. Selain 130 desa yang telah menerima pencairan, terdapat puluhan desa yang masih berada pada berbagai tahapan administrasi.

"Hingga saat ini, DD tahap II sudah disalurkan kepada 130 desa," ujarnya, Jumat (24/7).

Djoko merinci, sebanyak 20 desa saat ini masih menjalani proses verifikasi di DPMD. Kemudian, lima desa berada pada tahap perbaikan dokumen, sedangkan 20 desa masih dalam proses pengajuan di tingkat kecamatan.

Selain itu, terdapat sembilan desa yang harus merevisi berkas sebelum memasuki tahap verifikasi, serta 12 desa yang hingga kini belum menyelesaikan revisi dokumen.

Advertisement

"Selebihnya, sebanyak 223 desa masih belum berproses mengajukan pencairan Dana Desa tahap II," katanya.

Sementara itu, untuk penyaluran DD tahap I, masih ada tiga desa yang belum mencairkan anggaran. Masing-masing Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem, karena masih menunggu penunjukan penjabat (Pj) kepala desa. Sedangkan Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, dan Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, masih menyelesaikan pekerjaan yang didanai pada tahun anggaran sebelumnya.

Djoko menjelaskan, mekanisme penyaluran Dana Desa tahun ini tidak lagi membedakan alokasi berdasarkan skema earmark maupun non-earmark. Perbedaan hanya terletak pada besaran pencairan sesuai status desa.

"Untuk desa mandiri, pencairan tahap I sebesar 60 persen dan tahap II 40 persen. Sementara desa nonmandiri menerima 40 persen pada tahap I dan 60 persen pada tahap II," jelasnya.

Selain penyaluran reguler, pemerintah pusat juga masih membuka peluang pemberian Dana Desa tambahan bagi desa yang memiliki kinerja baik. Di Bojonegoro, diperkirakan sekitar 80 desa berpotensi menerima insentif tersebut.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

1.930 Warga Terjangkit HIV/AIDS: 4.251 Pasien Berobat di Bojonegoro

1.930 Warga Terjangkit HIV/AIDS: 4.251 Pasien Berobat di Bojonegoro

Warga Bojonegoro harus waspada penyebaran penyakit human immunodeficiency virus (HIV)/acquired immune deficiency syndrome (AIDS).

Program Pembangunan Desa di Bojonegoro Berpeluang Molor

Program Pembangunan Desa di Bojonegoro Berpeluang Molor

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro Djoko Lukito mengatakan, ada lima desa belum mencairkan DD tahap satu.

Lima Desa di Bojonegoro Tak Cairkan DD Tahap Pertama

Lima Desa di Bojonegoro Tak Cairkan DD Tahap Pertama

Teguh menjelaskan, batas penyaluran DD tahap satu sampai 15 Juni. Tapi, masih bisa dilakukan dengan menyertakan surat pernyataan kesanggupan melaksanakan DD tahap satu oleh kepala desa (kades).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer