RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sebanyak 85 koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) direncanakan mengikuti peluncuran operasional perdana pada 16 Mei mendatang di Nganjuk.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto mengatakan, progres pembangunan KDKMP di Bojonegoro mencapai 396 titik dari 430 desa/kelurahan. Dari jumlah tersebut sebanyak 160 titik mencapai progres 100 persen.
‘’85 titik KDKMP akan kami launching di 16 Mei, melalui vcon (video conference) di Nganjuk. Ini launching untuk mulai operasional,’’ katanya saat kunjungan kerja Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di KDKMP Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Selasa (12/5).
Dia menjelaskan, semua KDKMP berjalan sesuai prosesnya. Sedangkan, 85 titik disebut termasuk dalam jumlah banyak di wilayah Jawa Timur. Dari total 1.061 KDKMP yang diluncurkan pada Sabtu depan. ‘’Berbeda dengan launching di Agustus, rencana untuk bulan itu 396 titik. Sisanya belum kita bangun karena ada kendala,’’ lanjut dia.
Baca Juga: 39 Desa di Bojonegoro Belum Membangun Gerai KDKMP, Terkendala Lahan hingga Perizinan
Dia menegaskan, kendala muncul dari segi lahan, belum sesuai untuk dibangun. Misal tidak sesuai lebar dan panjang hingga desa tidak memiliki lahan strategis. ‘’Tetap kami rundingkan dengan pemkab (pemerintah kabupaten). Nanti ada solusi, sampai saat ini masih diberi ruang dan waktu bagi desa yang belum,’’ katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkopum) Bojonegoro Akhmadi menyampaikan hal senada. Sudah 160 titik KDKMP yang terbangun 100 persen. Rencana 85 titik ikut peluncuran 1.000 KDKMP.
‘’Sedangkan, sampai dengan saat ini proses pembangunan 236 titik dengan persentase pembangunan bervariasi. Masih ada 34 titik yang belum proses,’’ beber dia.
Kendalanya, lanjut dia, terkait urugan, lahan sawah dilindungi (LSD), proses sewa, perizinan, hingga belum ada lahan. ‘’Monggo (silakan, red) data ini dikonfirmasi ke kodim (komando distrik militer) untuk kesamaan informasi,’’ pungkasnya. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana