RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Blora mempercepat perbaikan jalan menjelang arus mudik Lebaran 1447 H. Sejumlah ruas yang rusak diprioritaskan untuk segera ditangani, agar perjalanan pemudik lebih aman dan nyaman.
Bupati Blora Arief Rohman meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora untuk segera memperbaiki jalan-jalan yang menjadi jalur utama mudik.
‘’Tolong segera lakukan perbaikan jalan yang menjadi jalur utama mudik. Laporan dari masyarakat agar segera ditindaklanjuti,” pintanya.
Bupati juga meminta DPUPR memetakan kerusakan jalan provinsi dan nasional yang berada di wilayah Blora, agar segera dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi maupun pusat.
‘’Termasuk jalan provinsi dan nasional agar dikoordinasikan dengan DPU Jawa Tengah dan Balai Pelaksana Jalan Nasional supaya bisa segera diperbaiki,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala DPUPR Blora Nidzamudin Al Huda menjelaskan, pihaknya tahun ini menyiapkan 30 paket pekerjaan pembangunan jalan. Namun hingga awal bulan ini baru dua proyek yang berjalan, yakni penanganan longsoran jalan Getas dan pembetonan jalan Palon.
‘’Tahun ini ada 30 paket pembangunan jalan. Sampai sekarang yang berjalan baru dua, sisanya masih proses dokumen untuk persiapan pelaksanaan,” jelasnya.
Meski demikian, untuk menghadapi arus mudik Lebaran, DPUPR Blora memprioritaskan pemeliharaan jalan yang berlubang di sejumlah ruas utama jalan kabupaten.
‘’Kami fokus dulu pada pemeliharaan titik-titik jalan yang berlubang. Kami bentuk dua tim pemeliharaan, yakni tim Blora dan tim Cepu,” ujarnya.
Selain jalan kabupaten, DPUPR Blora juga telah berkoordinasi dengan DPUPR Jawa Tengah untuk perbaikan jalan provinsi yang rusak. Sedangkan untuk jalan nasional akan kembali dikoordinasikan dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional.
Di wilayah Kabupaten Blora terdapat tiga ruas jalan provinsi yang masih dijumpai kerusakan. Yakni ruas Kunduran–Ngawen–Blora, Todanan–Japah–Ngawen, serta ruas Singget–Randublatung–Cepu. (hul/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana