RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dalam satu tahun masa kepemimpinannya, pasangan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah telah membawa perubahan signifikan bagi Kabupaten Bojonegoro. Melalui visi yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat, pemerintah daerah berhasil mencatatkan rapor positif pada berbagai indikator makro.
Kesejahteraan yang Meningkat
Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 11,69% menjadi 11,49%, dengan target ambisius turun ke angka 10,55% di tahun 2026. Hal ini selaras dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus menanjak mencapai angka 73,74.
Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat
Bojonegoro semakin kokoh sebagai lumbung pangan dengan produksi Gabah Kering Giling (GKG) yang melesat dari 710 ribu ton menjadi 886 ribu ton.
Ekonomi mikro pun digerakkan melalui program unggulan seperti:
- Gayatri: Pemberdayaan ayam petelur yang kini produksinya mencapai puncak 82%.
- Domba Kesejahteraan: Menjadikan ternak sebagai aset produktif jangka panjang bagi ribuan KPM.
- Kolega: Pengembangan kolam ikan buis beton dan terpal untuk pemenuhan protein dan bisnis mikro.
Infrastruktur dan SDM
Konektivitas wilayah diperkuat dengan anggaran BKKD sebesar Rp 651 Miliar untuk membangun puluhan kilometer jalan dan ratusan jembatan di tingkat desa. Di sektor pendidikan, komitmen nyata terlihat dari penyaluran Beasiswa Prestasi sebesar Rp 35,3 Miliar serta penyediaan 103 armada angkutan pelajar gratis yang melayani 4.903 siswa.
Dengan raihan 20 penghargaan nasional dan regional, termasuk Opini WTP 11 kali berturut-turut dan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI, satu tahun kepemimpinan ini menjadi pondasi kuat menuju Bojonegoro yang lebih maju dan inovatif. (*)
Editor : Yuan Edo Ramadhana