RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Karangnongko di Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, berdampak pada penggusuran 535 kepala keluarga (KK). Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan pembebasan 1.023 bidang lahan selesai pada tahun 2026.
Kepala Subbagian Tata Ruang BPN Blora, Elvyn Bina Eka Kusuma, menyampaikan bahwa PSN ini direncanakan membutuhkan lahan seluas kurang lebih 392 hektare.
"Kami merencanakan target awal sekitar 960 bidang. Namun, berdasarkan inventarisasi saat ini, target berkembang menjadi 1.023 bidang," katanya.
Menurut Elvyn, saat ini pihak ATR/BPN masih dalam tahap penilaian dan validasi. Meskipun progres ganti rugi saat ini masih nol persen, pihaknya terus mengupayakan agar seluruh permasalahan lahan tuntas (clear) tahun ini. Ia pun memohon dukungan dari masyarakat setempat.
"Saat ini, di Desa Mendenrejo baru terlaksana 17 bidang, Ngerawoh 328 bidang, Nginggil 177 bidang, Ngebak 358 bidang, dan Megeri 147 bidang. Dari empat tahapan yang ada, saat ini baru tahap pengumuman untuk 17 bidang," ujarnya.
Ia menambahkan, BPN masih melakukan pengukuran terhadap 1.023 bidang tersebut untuk memastikan tidak terjadi kesalahan ukuran maupun luasan lahan yang dibutuhkan kawasan bendungan.
"Kami berharap keberadaan PSN ini nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar," tambahnya.
Pihaknya optimistis target tersebut dapat terkejar dalam tahun ini. "Kami terus bekerja maksimal karena saat ini tahap pengukuran baru saja selesai. Kemudian, tahap validasi memang belum sepenuhnya rampung, tetapi terus berproses," pungkasnya. (ozi/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana