Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Viral Nenek Tak Bisa Bayar Cash di Gerai Roti’O, Manajemen Buka Suara dan Minta Maaf

Hakam Alghivari • Senin, 22 Desember 2025 | 00:46 WIB
VIral, Roti
VIral, Roti

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kasus seorang nenek paruh baya yang disebut tidak dapat membeli Roti’O karena pembayaran tunai atau cashless tidak diterima di salah satu gerai di Jakarta, viral di media sosial dan memicu perdebatan publik. Peristiwa ini mencuat setelah sebuah video diunggah dan menyebar luas, menyoroti praktik pembayaran non-tunai yang dinilai menyulitkan kelompok tertentu.

Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa gerai Roti’O mewajibkan pembayaran menggunakan QRIS dan menolak uang tunai rupiah. Unggahan tersebut kemudian disertai pernyataan somasi terbuka yang ditujukan kepada manajemen PT Sebastian Citra Indonesia selaku pengelola merek Roti’O.

Kronologi Viral dan Somasi Terbuka

Video tersebut diunggah oleh akun Arlius Zebua, yang menyatakan keberatan atas kebijakan pembayaran non-tunai di gerai Roti’O, khususnya karena melibatkan konsumen lanjut usia. Ia menilai kebijakan tersebut merugikan dan tidak berpihak pada semua lapisan masyarakat.

Unggahan itu dengan cepat menuai perhatian warganet dan dibanjiri ribuan komentar. Dalam pernyataannya, Arlius menyebut somasi terbuka tersebut sebagai bentuk keberatan terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang tidak menerima pembayaran tunai.

Respons Akun Resmi Roti’O di Kolom Komentar

Menanggapi viralnya video tersebut, akun resmi Roti’O memberikan respons langsung di kolom komentar media sosial. Roti’O menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan menyebut tengah melakukan evaluasi internal.

“Halo kak, kami mohon maaf atas apa yang terjadi dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Terkait hal ini sudah kami terima dan saat ini sedang kami evaluasi secara internal agar ke depannya layanan kami dapat berjalan dengan lebih baik,” tulis akun resmi Roti’O.

Balasan Pemilik Akun: Minta Nenek Ditemui dan SOP Diubah

Menanggapi klarifikasi tersebut, Arlius Zebua menyatakan menerima permintaan maaf dari pihak Roti’O, namun mengajukan sejumlah permintaan lanjutan. Ia meminta agar pihak Roti’O mencari dan menemui sang nenek, serta memberikan produk secara sukarela sebagai bentuk itikad baik.

Selain itu, ia juga menekankan agar manajemen Roti’O memastikan seluruh gerai tidak menolak pembayaran tunai.

“Kemudian manajemen di seluruh stand (gerai) penjualan Roti’O tidak menolak dan menerima pembayaran dengan uang tunai (cash),” tulisnya.

Ia juga mengusulkan adanya klarifikasi bersama di media sosial agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Baca Juga: Polisi Belum Kantongi Identitas Pria Mengamuk Sambil Bawa Celurit di Kawasan Ledok Wetan Bojonegoro

Klarifikasi Resmi Roti’O di Instagram

Seiring ramainya perbincangan publik, Roti’O akhirnya menyampaikan klarifikasi resmi melalui akun Instagram @rotio.indonesia. Dalam pernyataan tertulis tersebut, Roti’O kembali menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan latar belakang penerapan transaksi non-tunai.

“Kami mohon maaf atas kejadian yang beredar dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” tulis manajemen Roti’O.

Roti’O menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi dan transaksi non-tunai di outlet bertujuan memberikan kemudahan, sekaligus menghadirkan promo dan potongan harga bagi pelanggan setia. Meski demikian, pihak manajemen menegaskan telah melakukan evaluasi internal agar pelayanan ke depan dapat berjalan lebih baik.

“Terima kasih atas masukan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami,” tulis Roti’O dalam pernyataan resminya.

Picu Diskusi Publik Soal Pembayaran Tunai

Kasus ini kembali membuka diskusi publik mengenai penerapan transaksi non-tunai di ruang publik. Sejumlah warganet menilai digitalisasi pembayaran perlu tetap mempertimbangkan inklusivitas, terutama bagi lansia dan masyarakat yang belum terbiasa dengan sistem digital.

Hingga kini, belum ada penjelasan lanjutan apakah Roti’O akan mengubah kebijakan pembayaran di seluruh gerainya. Namun, klarifikasi resmi yang disampaikan melalui Instagram menunjukkan adanya respons cepat manajemen terhadap kritik publik yang berkembang. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Tidak Menerima #roti o #qris #Pembayaran Cashless #Kasus #viral #nenek