Korban yang masih duduk di bangku SMP tersebut diketahui mandi di aliran sungai Bengawan Solo turut Desa Tebon, Kecamatan Padangan. Sekitar pukul 16.00, saudaranya yaitu M. Fiandra Setiawan melihat korban Febrian terperosok di bekas sedot pasir dengan kedalaman kurang lebih 10 meter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Ardhian Orianto menjelaskan, korban ditemukan SAR BPBD pukul 09.20 WIB dengan Jarak ditemukannya sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. "Langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan oleh pihak keluarga," jelasnya.
Abidin, seorang tetangga korban mengatakan, bahwa kejadian bermula saat korban dan saudaranya bermain di area pinggir Bengawan Solo. Saudaranya sempat melihat korban terperosok, dan diketahui korban tidak bisa berenang.
Akhirnya dilaporkan tenggelam Senin (29/5) sore. "Hari ini (Selasa) pagi sudah ditemukan, pukul 10.00 tadi langsung dibawa ke rumah," ungkapnya. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto