RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI menyisakan dua hari lagi. Tepatnya, digelar pada Senin (20/4) mendatang hingga 30 April.
Pada pelaksanaan TKA SD/MI tersebut, dipastikan ada 14 SDN di lima kecamatan yang menggelar ujian dengan menumpang ke SDN dan SMPN lain. Mulai dari SDN Kadipaten 1 di Kecamatan Bojonegoro Kota yang menumpang di SMPN 2 Bojonegoro hingga SDN Krondonan 2 di Kecamatan Gondang yang menumpang di SDN Sambongrejo 2.
Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi faktor utama sekolah-sekolah itu menumpag TKA. Seperti tidak punya komputer atau laptop hingga jaringan internet yang belum memadai.
Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Agus Anshori, mengatakan bahwa pelaksanaan TKA jenjang SD dimulai Senin mendatang. Terdapat SDN yang menumpang dalam pelaksanaan TKA perdana tersebut.
"Baru pertama kali TKA," ungkapnya.
Agus menjelaskan bahwa sekolah menumpang karena keterbatasan sarana dan prasarana, seperti di sekolah pinggiran yang belum memiliki laptop, serta jaringan internet yang kurang stabil.
Saat geladi bersih, sekolah sudah mempersiapkan diri, mulai dari sarana prasarana hingga jaringan internet yang telah diperiksa. Solusi atas kendala yang ditemukan saat geladi bersih dan simulasi pun telah disiapkan.
Pihaknya mengaku bahwa apabila ada kendala dalam pelaksanaan, pengawas, proktor, hingga kepala sekolah diminta segera melapor ke dinas agar solusi dapat segera ditemukan demi kelancaran TKA.
Pada TKA jenjang SD tahun ini, terdapat 709 satuan pendidikan yang mengikuti dari total 711 satuan pendidikan. Dari 709 satuan pendidikan tersebut, 695 sekolah menggelar secara mandiri, sedangkan sisanya 14 sekolah menumpang.
Total peserta mencapai 11.304 siswa kelas 6 dari total 11.328 siswa, sehingga terdapat 24 siswa yang tidak mengikuti TKA tahun ini. (irv/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana