Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Waktu Pengisian EMIS Diperpanjang, 321 Madin Bojonegoro Masih Berpotensi Terima BOSDa

M. Irvan Romadhon • Selasa, 31 Maret 2026 | 07:45 WIB
SANTRI CILIK: Anak-anak sedang mengaji di salah satu madrasah diniyah di Kabupaten Bojonegoro. Bosda Madin sebesar Rp 34 miliar akan segera cair.
SANTRI CILIK: Anak-anak sedang mengaji di salah satu madrasah diniyah di Kabupaten Bojonegoro. Bosda Madin sebesar Rp 34 miliar akan segera cair.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebanyak 321 madrasah diniyah (madin) yang sebelumnya tak lolos verifikasi Education Management Information System (EMIS) masih memiliki kesempatan menjadi penerima Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) atau BOSDa madin 2026. Terlebih waktu pengisian EMIS diperpanjang. Sehingga madin tersebut masih memiliki waktu untuk mengisi data santri dan guru di sistem.

Namun, belum diketahui batas akhir pengisian EMIS tersebut. Terlebih masih terdapat sosialisasi yang akan digelar pertengahan bulan depan terkait pengisisan EMIS.

Sekretaris Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Bojonegoro Mariyanto mengatakan, pengisian EMIS bagi madin yang mengalami kendala diperpanjang. Namun untuk batas akhir pengisian EMIS belum diinformasikan.

‘’Diberi waktu perpanjangan,” ungkapnya.

Mariyanto mengaku dengan perpanjangan waktu tersebut dapat digunakan semaksimal mungkin bagi madin untuk memperbarui data Emis masing-masing lembaga. Sehingga bisa memenuhi syarat untuk mengakses BPPDGS 2026.

Baca Juga: Disdik Bojonegoro Verifikasi Ulang Penerima Bosda Madin, Tegaskan Belum Ada Lembaga Tak Lolos

Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Bojonegoro Sun’an mengatakan, ada perpanjangan waktu untuk pengisian EMIS. Sehingga madin yang sebelumnya mengalami kendala pengisian data santri dan guru memiliki kesempatan untuk melakukan pengisian di sistem.

Sun’an menjelaskan pada 14 dan 15 April mendatang diagendakan untuk sosialisasi terkait pengisian EMIS. Sedangkan untuk batas akhir pengisian EMIS belum diinformasikan.

‘’Kami sosialisasikan dulu,” ujarnya.

Sebelumnya terdapat 242 madin ula dan 70 madin wustha tersebut tidak bisa melakukan berita acara pendataan (BAP) EMIS akibat sistem eror. Sehingga data jumlah santri dan guru yang dimasukkan ke sistem tak terbaca atau muncul. (irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#bosda madin #bosda #madrasah diniyah #emis #pontren #madrasah #Kemenag Bojonegoro #Pesantren #madin #bojonegoro