RADABOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Nampaknya para remaja kelas 12 SMA bakal menjalani masa-masa deg-degdan berjamaah se-Indonesia selepas libur Hari Raya Idul Fitri. Bukan karena berolahraga atau jatuh hati, namun karena masa depan mereka segera bakal ditentukan melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), yang telah mereka jalani sejak Desember tahun lalu.
Pada penghujung bulan Maret, seluruh siswa kelas 12 se-Indonesia akan segera mengetahui kepastian takdir mereka dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Tentu bagi mereka yang gagal di jalur tersebut masih memiliki kesempatan masuk universitas impian, namun wajib jungkir balik melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) atau seleksi mandiri dari universitas masing-masing.
Baik SNBP maupun SNBT membutuhkan akun SNPMB untuk proses pendaftaran. Jangan khawatir, karena pendaftaran SNPMB dapat dilakukan hingga April mendatang, dan akun SNPMB yang sudah dihunakan untuk SNBP dapat digunakan kembali untuk SNBT jika dibutuhkan.
Rincian jadwal SNBP dan SNBT untuk periode 2026 adalah sebagai berikut:
Jadwal SNBP 2026
- Pengumuman Kuota Sekolah: 29 Desember 2025
- Masa Sanggah: 29 Desember 2025-15 Januari 2026
- Registrasi Akun SNPMB Sekolah: 05-26 Januari 2026
- Pengisian PDSS oleh Sekolah: 05 Januari-02 Februari 2026
- Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari-18 Februari 2026
- Pendaftaran SNBP: 03-18 Februari 2026
- Pengumuman Hasil SNBP: 31 Maret 2026
- Masa Unduh Kartu Peserta SNBP: 03 Februari-30 April 2026
Jadwal SNBT 2026
- Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari-07 April 2026
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret-07 April 2026
- Pembayaran Biaya UTBK: 25 Maret-08 April 2026
- Pelaksanaan UTBK: 21-30 April 2026
- Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026
- Masa Unduh Sertifikat UTBK: 02 Juni-31 Juli 2026
Cara mendaftar SNBP periode 2026 adalah sebagai berikut:
- Buka Portal SNPMB
- Periksa dan lengkapi kembali data diri, data sekolah, data rapor dan identitas orang tua
- Pilih universitas dan jurusan yang ingin dituju. Siswa dapat memilih maksimal dua jurusan dari dua perguruan tinggi yang sama atau berbeda, namun salah satu perguruan tinggi wajib berasal dari provinsi yang sama dengan domisili SMA/SMK/MA asal.
- Lengkapi data piagam prestasi atau portofolio jika ada. Jurusan olahraga dan kesenian wajib menyertakan portofolio.
- Setelah lengkap semua, klik finalisasi data.
- Cetak kartu tanda peserta dan simpan baik-baik.
SNBT periode 2026 terbuka untuk lulusan SMA atau sederajat, termasuk Paket C lulusan tahun ajaran 2025/2026, serta alumni lulusan tahun ajaran 2024/2025 dan 2023/2024. Peserta berusia maksimal 25 tahun pada 1 Juli 2026.
Nantinya, pendaftar SNBT wajib menyiapkan ijazah kelulusan, atau surat keterangan lulus jika belum ada ijazah, serta portofolio jika ingin mendaftar di jurusan olahraga atau kesenian. Kemudian, pendaftar akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu.
Akhirnya, berikut adalah cara meilhat pengumuman SNBP pada akhir Maret mendatang:
- Klik https://pengumuman-snbp.snpmb.id atau kunjungi website universitas yang dituju.
- Masukkan nomor pendaftaran SNBP dan tanggal lahir
- Lihat header atau bagian atas halaman pengumuman. Jika lulus, maka header berwarna biru dengan keterangan siswa diterima di universitas dan jurusan tujuan sesuai yang tertera. Jika tidak lulus, header bakal berwarna merah dengan anjuran mendaftar ke jalur SNBT.
- Jika lulus, ikuti alur pendaftaran ulang sesuai yang tertera di halaman konfirmasi dan/atau disyaratkan oleh universitas tujuan.
(edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana