Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Spartan Ar Rahmat Bojonegoro Boyong Perak OMI Nasional dan Perunggu ASMOPSS Asia

Dhani Wahyu Alfiansyah • Selasa, 2 Desember 2025 | 15:25 WIB
SPARTAN: Perak OMI Nasional dan Perunggu ASMOPSS Asia yang disabet siswa SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro.
SPARTAN: Perak OMI Nasional dan Perunggu ASMOPSS Asia yang disabet siswa SMP Plus Ar Rahmat Bojonegoro.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pagi itu, ratusan siswa SMP Plus Ar Rahmat berjejer di gerbang pesantren menyambut dua Spartan pejuang olimpiade SMP Plus Ar Rahmat (SPARTA, red), yang pulang membawa harum medali bagi bumi Ar Rahmat.

Arzhafiras Tsabit Achmad, siswa kelas VIII, menorehkan Medali Perak IPA Terintegrasi Kementerian Agama di Tangerang, Banten.

Sementara, Muzaffar Rafli Zahirulhaq, siswa kelas IX, membawa pulang Medali Perunggu di ajang Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary & Secondary Schools (ASMOPSS).

Prestasi ini kian menegaskan dominasi SMP Plus Ar Rahmat sebagai satu-satunya sekolah berbasis pesantren di Bojonegoro dengan capaian hingga level internasional.

ASMOPSS sendiri merupakan kejuaraan bergengsi yang digelar Surya Institute, milik Prof. Yohanes Surya—pembina Fisika Internasional dan pencetus Metode GASING.

Muzaffar Rafli bersaing ketat dengan peserta dari Vietnam, Thailand hingga Tajikistan. “Saya bersyukur diberi kepercayaan mewakili Indonesia, terutama Bojonegoro.

Sekolah memberi dukungan penuh, mulai camp tiga pekan hingga bimbingan dari ustadz serta kakak LELEMBUT (tim lomba SMA Plus Ar-Rahmat” ungkapnya.

Kepala SMP Plus Ar Rahmat Ustadz Suwaji, S.Pd., M.M. menegaskan, bahwa prestasi ini lahir dari pembinaan terukur melalui camp ninja—wadah latihan intensif bagi para pejuang olimpiade. “Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Masuk tim ninja pun harus melalui seleksi ketat,” ujarnya.

SOLID: Di balik prestasi gemilang, ada para pendidik tangguh SMP Plus Ar Rahmat.
SOLID: Di balik prestasi gemilang, ada para pendidik tangguh SMP Plus Ar Rahmat.

Berbeda dengan Rafli, Arzhafiras menapaki perjuangan berat setelah gagal lolos final OSN Kemendikbud.

Mental yang sempat goyah tak menghalanginya bangkit di ajang setara: Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Dari tingkat kabupaten hingga final nasional, ia mencatat sejarah baru bagi Ar Rahmat.

Wajah puas Arzha tak bisa disembunyikan. “Lega, akhirnya bisa membawa pulang medali untuk Ar Rahmat, tangis tawa jadi satu saat nama kami disebut,” tuturnya.

Semangat Spartan bukan hal baru di Ar Rahmat. Dua tahun terakhir, tak kurang dari 250 medali dan piala berhasil diraih.

Rak piala penuh sesak; sebagian trofi bahkan belum kebagian tempat. Prestasi tak hanya di olimpiade, tapi juga futsal, pentaque, handball, bulu tangkis, renang, basket, catur, sepatu roda hingga hadrah yang berkembang pesat seiring budaya kompetisi di Ar Rahmat. (*/dan)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#perunggu #ASMOPSS #Ar Rahmat #OMI Nasional #bojonegoro #prestasi #perak