Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

KH. Busro Mustofa: Blora Harus Kembali Dipimpin Arief Rohman Yang Santri Tulen NU

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 20 September 2024 | 03:48 WIB
KH. Busro Mustofa (IST/RADAR BLORA)
KH. Busro Mustofa (IST/RADAR BLORA)

 

Oleh:
KH. Busro Mustofa 
Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukhtar Banjarwaru Ngawen

 

MENJELANG pelaksanaan Pilkada Blora 2024, menjadi sebuah kewajaran jika belakangan ini terjadi klaim dari berbagai pihak tentang kebaikan, prestasi, dan yang tidak kalah serunya tentang janji-janji.

Bagaimana sebaiknya kita menilai adanya klaim kebaikan, prestasi, dan janji untuk menentukan pilihan? Kita bisa dan seharusnya memakai kacamata ilmu Shorof. Karena sejatinya Shorof adalah induk dari segala ilmu dan nahwu adalah ayahnya. Untuk itu, hendaklah kamu mendahulukan ibu atas ayah, karena surga di bawah telapak kaki ibu.

Dalam muqoddimah kitab Al Qowa’id As-Shorfiyah, diungkapkan keutamaan mempelajari ilmu Shorof. Karena keutamaannya, ilmu shorof dilambangkan sebagai induk/ibu dari segala ilmu. Sehingga, seseorang seharusnya mempelajari ilmu Shorof sebelum mempelajari ilmu-ilmu lainya.

Dalam ilmu Shorof, itu ada fiil madli (masa lalu), fiil mudlori' (masa sekarang dan masa yang akan datang). Masdar (pekerjaannya), Fa'il (pelaku pekerjaan), maf'ul (yang terkena pekerjaan), amar (perintah), zaman (masa), makan (tempat), dan alat (sarana prasarana).

Bagaimana (Fiil Madli) masa lalu bakal calon Bupati Arief Rohman? Apa yang sudah dilakukan oleh Mas Arief untuk Blora? Tentu masyarakat Blora pada umumnya sudah paham tentang capaian-capain kerjanya selama 3,5 tahun memimpin Blora.

Tanpa disebutkan satu persatu prestasinya, selama 3,5 tahun menjabat Bupati Blora, sudah sangat banyak capaian yang dilakukan oleh Mas Arief untuk Blora.

Lantas bagaimana (Fiil Mudlori') saat ini dan yang akan datang? Saat ini, Mas Arief sedang bertugas membangun Blora dan masih menata Blora, dan hasilnya sudah bisa dinikmati oleh warga Blora. Sementara bagi pihak lain, apa yang sudah dilakukan untuk Blora ?

Program Mas Arief ke depan disusun oleh Tim Perumus yang di dalamnya banyak aktivis NU Blora. Bagaimana dengan kubu lain, entah siapa yang dipercaya merumuskannya ?

Maka, sekarang dan ke depan, kita berharap Blora dipimpin oleh santri NU tulen, Yaitu Mas Arief. Karena jelas yang merumuskan programnya juga Tim yang didalamnya banyak aktivis NU. Sehingga, NU benar-benar berkhidmah untuk Blora sekarang dan yang akan datang. Selain itu, Mas Arief juga merupakan lulusan pesantren sekaligus organisatoris NU sejak dulu hingga sekarang.

Bagaimana (isim Masdar) pekerjaan Bupati? Mas Arief Jelas mumpuni melaksanakan Tugas Bupati dan sudah terbukti dapat bekerja. Bagaimana dengan pihak lain yang belum pernah menjadi Bupati? Apakah kita sudah bisa menilai pekerjaanya? Jawabnya, dipastikan kita belum dapat kita nilai pekerjaannya.

Bagaimana (Fa'il) pelaku yang mengemban tugas Bupati? Terbukti dan sudah teruji, Mas Arief sangat tahu cara memperbaiki Blora dan mampu dalam melaksanakannya. Ditinjau dari pendidikan akademisnya, Mas Arief jelas lulusan S1, S2, dan S3.

Kesimpulannya, dengan kita sudah memperhatikan Masdarnya, Madlinya, dan Mudlori', sudah selayaknya jika kita dengan tegas perintah Mas Arief untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai Bupati sampai tahun 2029 mendatang.

Dalam Fiqih ada istilah Muhaqqoqoh ada istilah Mauhumah. Muhaqqoqoh adalah perkara yang sudah nyata dan terbukti adanya. Mauhumah adalah perkara yang belum nyata dan belum terbukti adanya. Sehingga sudah selayaknya kita memilih sosok yang sudah muhaqqoqoh. Karena, kita dapat merasakan, mengetahui, dan melihat apa yang telah dilakukan oleh Mas Arief Rohman. (*)

 

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #pondok pesantren #nahdlatul ulama #pemimpin #Santri NU #pilkada #Santri #calon bupati #Ponpes #nu #blora #bupati blora #Pilkada Blora