Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Heboh Video Menkeu Sebut Guru Beban Negara, Sri Mulyani: Hoaks!

Hakam Alghivari • Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:42 WIB
Sri Mulyani jadi korban bahayanya deepfake atau rekayasa digital. Baru-baru ini viral statemen dirinya sebut guru beban negara.
Sri Mulyani jadi korban bahayanya deepfake atau rekayasa digital. Baru-baru ini viral statemen dirinya sebut guru beban negara.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jagat maya sempat dihebohkan dengan beredarnya potongan video Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang seolah-olah menyebut guru sebagai beban negara.

Cuplikan tersebut dengan cepat viral, memicu reaksi keras dari warganet hingga sebagian media ikut mengutipnya. Tidak sedikit komentar yang menyoroti keras pernyataan dalam video tersebut, bahkan menuding pemerintah tidak menghargai profesi guru.

Gelombang protes kian ramai, terutama di platform media sosial, di mana topik guru beban negara menjadi perbincangan panas.

Banyak pihak menyayangkan isi video yang beredar dan meminta klarifikasi dari Sri Mulyani. Perdebatan yang berlangsung sejak akhir pekan itu akhirnya membuat isu ini menjadi sorotan publik secara luas.

Setelah polemik kian membesar, Sri Mulyani angkat bicara. Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Selasa (19/8), ia menegaskan bahwa potongan video yang beredar adalah hoaks dan hasil rekayasa digital.

"Potongan video yang beredar yang menampilkan seolah-olah saya menyatakan guru sebagai beban negara adalah HOAX. Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa guru sebagai beban negara," tulis Sri Mulyani.

Ia menjelaskan, video tersebut adalah potongan tidak utuh dari pidatonya dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus lalu.

"Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa Guru sebagai Beban Negara," tambahnya. 

Menurutnya, konteks yang sebenarnya justru menegaskan pentingnya peran guru dalam pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sri Mulyani juga mengingatkan masyarakat agar bijak bermedia sosial serta tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya.

"Marilah kita bijak dalam bermedia sosial," pungkas Sri Mulyani. (kam) 

Editor : Hakam Alghivari
#sri mulyani #guru beban negara #deepfake #menkeu as #hoaks