Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Anggaran Proyek Bedah Rumah Aladin Naik Rp 30 Juta Per Unit

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 24 Juli 2024 | 18:04 WIB
BEDAH RUMAH: Salah satu rumah dari proyek bedah rumah aladin, dari Rp 20 juta per unit, tahun ini naik Rp 30 juta.
BEDAH RUMAH: Salah satu rumah dari proyek bedah rumah aladin, dari Rp 20 juta per unit, tahun ini naik Rp 30 juta.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Anggaran pembangunan bedah rumah atap, lantai, dinding (aladin) di Bojonegoro tahun ini naik. Dari Rp 20 juta, naik Rp 30 juta per unit.

Total 716 pembangunan bedah rumah aladin yang akan dikerjakan Pemkab Bojonegoro pada 2024. Sehingga, total pagu anggaran terdapat sekitar Rp 21.480 juta.

Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro Zamroni mengatakan, anggaran program aladin bertambah menjadi Rp 30 juta per unit dengan ukuran 4x6 meter. Sebelumnya, anggaran per unit aladin hanya sekitar Rp 20 juta dengan ukuran yang sama.

Untuk bentuk rumah, tergantung dengan daerah. Jika lokasi rumah berada di plosok atau sulit dijangkau, akan membutuhkan dana lebih banyak. Berbeda dengan daerah yang mudah dijangkau.

‘’Bentuk rumah, ada sekat-sekat ruangannya atau tidak, tergantung pada daerahnya,’’ ujarnya.

Berdasar layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Bojonegoro per kemarin (23/7), terdapat sekitar 129 paket program peningkatan kualitas aladin pada rumah prasejahtera yang tersebar di berbagai desa seluruh wilayah Bojonegoro. Program bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024 dengan pengadaan langsung nontender. Dengan tahap proses pengerjaan saat ini.

Pengerjaan program aladin tidak sepaket dengan listrik gratis. Penerima bantuan program aladin, juga bisa mendapat bantuan program listrik gratis. Namun, pekerjaannya tidak dilakukan secara bersamaan.

‘’Pengerjaannya terpisah, kadang rumah dulu, baru listrik. Ada yang hanya mendapatkan salah satu, ada juga yang mendapatkan dua bantuan program tersebut sekaligus,’’ paparnya. (ewi/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Anggaran #pembangunan #Bedah Rumah #program #bojonegoro #peningkatan akses air bersih